Daftar Film Luar Negeri Bertema Perjuangan Sambut HUT RI 17 Agustus

Oleh: Anggit Setiani Dayana - 14 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Menonton film tidak semata-mata untuk hiburan, tapi juga penanaman nilai-nilai moral melalui audio-visual.
tirto.id - Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 pada 17 Agustus 2019. Selain melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti lomba, kerja bakti, dan syukuran untuk merayakan HUT RI, menonton film dapat dijadikan alternatif kegiatan.

Menonton film tidak semata-mata untuk hiburan, tapi juga penanaman nilai-nilai moral melalui audio-visual. Salah satu nilai yang dapat dipetik dalam film-film tertentu misalnya nasionalisme. Little White Lies melansir, nasionalisme mewajibkan adanya homogenitas dan rasa kepemilikan.

Melalui film, imajinasi tersebut dapat tercapai dan sedikit banyak memberi pengaruh kepada penonton. Selain nilai nasionalisme, nilai perjuangan, pengorbanan, dan karakter baik lainnya dapat diserap dari film.

Berikut ini adalah rekomendasi film yang bisa ditonton untuk menyambut kemerdekaan RI.

Letters from Iwo Jima (2006)

Letters from Iwo Jima merupakan film dengan setting waktu dan tempat Perang Dunia II, yaitu saat sekutu memasuki Jepang melalui Pulau Iwo Jima. Mengisahkan perjuangan tentara Jepang mempertahankan pulau penting tersebut.

Selain menampilkan scene perang seru, film yang disutradarai oleh Clint Eastwood ini juga mengisahkan perjuangan tentara Jepang yang bertahan di dalam gua persembunyian, meski berakhir dengan kekalahan. Film ini memiliki pesan kemanusiaan yang kuat bahwa pejuang perang bisa berada di titik yang begitu mengenaskan dalam hidup.

13 Hours (2016)

Film ini diambil dari kisah nyata seorang prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat yang beroperasi di Libya. 13 Hours mengisahkan tentara tersebut harus mengamankan markas CIA (Bdan Intelijen AS) yang berjarak tak jauh dari lokasi musuh.

Film ini menegangkan dan memacu adrenalin penonton.

Beast of No Nation (2015)

Film ketiga ini mengisahkan perang natar suku di Afrika. Beast of No Nation adalah kisah tentang tentara anak, yaitu prajurit anak-anak untuk memerangi suku lain di Afrika.

Hidup anak-anak tersebut dihabiskan untuk saling membenci dan memusnahkan. Film ini adalah gambaran betapa perdamaian sangat dibutuhkan oleh anak-anak dan suatu daerah.

Salah satu quote populer dari film ini adalah, "Aku hanya ingin bahagia di hidup ini," -Agu.

3 Idiots (2009)

3 Idiots adalah film India yang mengisahkan 3 mahasiswa jurusan teknik, yakni Rancho, Farhan, dan Raju, yang ketiganya berbeda latar belakang. Rancho berasal dari keluarga kaya dan sangat jenius, Raju dari keluarga kurang mampu, dan Farhan dari keluarga ambisius yang diharapkan berprestasi.

Film ini mengisahkan perjuangan ketiga sahabat tersebut dalam menempuh pendidikan di fakultas teknik terbaik di India di tengah kehidupan yang keras. Seperti film Bollywood lainnya, 3 Idiots berdurasi lebih dari 3 jam dengan beberapa nyanyian dan tarian di dalamnya.

Namun, 3 Idiots menggambarkan India dan kehidupan mahasiswa yang diselimuti ambisi, agama, budaya, perjuangan, materialisme, pencarian jati diri, dan kisah cinta, serta humor receh ala mahasiswa.

Top Secret a.k.a The Billionare (2011)

Penggemar snack rumput laut Tao Kae Noi direkomendasikan menonton film ini. Top Secret mengisahkan tentang Aithipat 'Top Aithipat' Kulaongvanich, pemuda Thailand yang berhasil menjadi juragan snack rumput laut dalam usia 26 tahun.

Dari masa remaja yang penuh konflik, ia berubah menjadi miliarder gigih yang sukses. Tidak seperti film Thailand populer lainnya yang menampilkan komedi romantis, film ini sangat inspiratif, penuh perjuangan dan tak kenal lelah, serta menyematkan strategi bisnis pemasaran produk.


Baca juga artikel terkait FILM HOLLYWOOD atau tulisan menarik lainnya Anggit Setiani Dayana
(tirto.id - Film)


Penulis: Anggit Setiani Dayana
Editor: Ibnu Azis
Kontributor: Anggit Setiani Dayana
DarkLight