Menuju konten utama

15 Contoh Soal Cerdas Cermat Kader Posyandu dan Jawabannya

Berikut ini contoh soal cerdas cermat kader Posyandu & jawabannya. Contoh soal ini bisa dijadikan bahan belajar peningkatan kapasitas para kader Posyandu. 

15 Contoh Soal Cerdas Cermat Kader Posyandu dan Jawabannya
Seorang kader Posyandu memberikan imunisasi kepada balita saat pelayanan posyandu di Ternate, Maluku Utara, Kamis (17/5/2025). ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

tirto.id - Soal cerdas cermat kader Posyandu adakalanya diperlukan demi berlangsungnya kegiatan dalam program kesehatan ini. Pasalnya, pemerintah daerah memang terbiasa menggelar cerdas cermat sebagai bentuk apresiasi terhadap para kader Posyandu. Namun, sebelum masuk ke kumpulan pertanyaan tentang Posyandu, ada beberapa hal mendasar yang perlu diketahui mengenai fasilitas ini.

Posyandu, singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu, merupakan sebuah fasilitas kesehatan masyarakat yang diselenggarakan oleh masyarakat. Posyandu bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar secara terpadu dan merata.

Adapun salah satu kegiatan Posyandu yang rutin dilakukan ialah cerdas cermat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kader Posyandu terhadap tugas-tugasnya.

Pelayanan kesehatan dan pemberian makan bergizi gratis

Petugas posyandu atau kader Posyandu (kanan) menimbang dan mengukur tinggi badan balita saat berlangsungnya pemeriksaan kesehatan dan pemberian makan bergizi gratis di Desa Beurawe, Banda Aceh, Aceh, Kamis (17/4/2025). ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/nym.

Tugas Kader Posyandu

Diketahui, tugas kader Posyandu dibagi menjadi 3 kelompok. Pertama, yakni tugas sebelum hari buka atau disebut juga tugas pada H-Posyandu, yaitu berupa tugas-tugas persiapan oleh kader Posyandu agar kegiatan pada hari buka Posyandu berjalan dengan baik.

Tugas yang harus dilakukan kader Posyandu pada saat sebelum hari buka, di antaranya adalah melakukan persiapan penyelenggaraan kegiatan Posyandu, menyebarluaskan informasi tentang hari buka Posyandu melalui pertemuan warga setempat atau surat edaran, hingga melakukan pembagian tugas antar-kader.

Kedua, yakni tugas pada saat hari buka Posyandu atau disebut juga tugas pada saat H Posyandu. Tugas-tugas pada saat H Posyandu ini adalah tugas-tugas yang harus dilakukan oleh kader Posyandu untuk melayani 5 kegiatan.

Adapun tugas-tugas pada saat H Posyandu itu di antaranya adalah melakukan pendaftaran, melakukan pelayanan kesehatan ibu dan anak, membimbing dan melakukan penyuluhan kepada orang tua tentang pola asuh, memotivasi orang tua agar terus melakukan pola asuh yang baik pada anaknya. Selain itu, pada saat H Posyandu, kader Posyandu juga harus melakukan pencatatan berbagai kegiatan yang telah dilakukan pada hari buka Posyandu.

Terakhir, tugas yang harus dilakukan kader Posyandu sesudah hari buka Posyandu atau disebut juga tugas pada H+Posyandu. Tugas-tugas pada H+Posyandu ini adalah tugas-tugas setelah hari buka Posyandu.

Tugas-tugas yang harus dilakukan kader Posyandu pada saat H+Posyandu di antaranya adalah melakukan kunjungan ke rumah balita yang tidak hadir pada hari buka Posyandu, melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, hingga menggelar pertemuan-pertemuan, diskusi atau forum komunikasi dengan masyarakat.

Disamping tugas-tugas yang sudah disebutkan di atas, kader Posyandu juga berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat. Ini dilakukan agar masyarakat tahu, mau, dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mewujudkan keluarga sehat sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat.

Selain itu, kader Posyandu juga diharapkan dapat membuat pencatatan sederhana dari kegiatan yang dilakukan. Laporan yang dibuat itu pada akhirnya harus dilaporkan kepada ketua kader, dan pembina kader.

Pelayanan kesehatan dan pemberian makan bergizi gratis

Petugas posyandu (kanan) mengukur lengan balita saat berlangsungnya pemeriksaan kesehatan dan pemberian makan bergizi gratis di Desa Beurawe, Banda Aceh, Aceh, Kamis (17/4/2025). ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/nym.

Contoh Soal Cerdas Cermat Kader Posyandu

Jika sudah memahami definisi dan tugasnya, barulah soal cerdas cermat kader Posyandu dapat dibuat.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut daftar 15 pertanyaan untuk kader Posyandu yang bisa disusun oleh panitia lomba cerdas cermat.

1. Apa fungsi utama dari kader Posyandu?

Jawaban: Memberikan pelayanan kesehatan dasar, membantu masyarakat, dan mendukung program kesehatan pemerintah.

2. Apa yang dimaksud dengan ASI eksklusif?

Jawaban: ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

3. Apa yang dimaksud dengan stunting?

Jawaban: Stuntingadalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibanding anak seusianya.

4. Apa saja tahapan pemeriksaan ibu hamil di Posyandu?

Jawaban: Pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri, pemberian tablet tambah darah, dan konsultasi kesehatan.

5. Mengapa anak balita harus ditimbang setiap bulan di Posyandu?

Jawaban: Untuk memantau pertumbuhan berat badan anak dan mendeteksi secara dini masalah gizi.

6. Apa yang Dimaksud dengan MP-ASI?

Jawaban: Makanan atau minuman pendamping ASI yang diberikan pada bayi usia 6 bulan ke atas.

7. Apa tujuan pemberian imunisasi dasar pada bayi?

Jawaban: Untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit berbahaya seperti polio, campak, hepatitis B, dan difteri.

8. Sebutkan imunisasi dasar lengkap untuk bayi!

Jawaban: Hepatitis B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, dan Campak/MR.

9. Sebutkan 2 manfaat vitamin A bagi bayi dan balita!

Jawaban: Mencegah kebutaan, meningkatkan daya tahan tubuh.

10. Sebutkan 5 meja layanan di Posyandu!

Jawaban: Meja pendaftaran, meja penimbangan, meja pencatatan, meja penyuluhan dan meja pelayanan kesehatan (imunisasi dan PMT).

11. Sebutkan 4 Strata Posyandu (dari terendah ke tertinggi)!

Jawaban: Pratama, Madya, Purnama, Mandiri.

12. Makanan apa saja yang termasuk dalam kategori PMT (Pemberian Makanan Tambahan)?

Jawaban: Makanan kaya protein dan energi seperti kacang hijau, telur, tempe, tahu, dan susu.

13. Apa yang dimaksud dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)?

Jawaban: Perilaku yang diterapkan individu, keluarga, atau masyarakat untuk menjaga kesehatan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, dan menjaga lingkungan tetap bersih.

14. Kapan waktu penting untuk CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)?

Jawaban: Sebelum dan sesudah makan, setelah buang air besar/kecil, setelah beraktivitas.

15. Apa arti ā€œNā€ pada Balok SKDN?

Jawaban: Jumlah bayi/balita yang ditimbang bulan ini di wilayah kerja Posyandu.

Pekan Imunisasi Dunia 2025

Petugas Puskesmas Gayamsari mengukur tinggi badan anak dalam kegiatan Pekan Imunisasi Dunia 2025 di Posyandu RW 3 Tambakrejo, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2025).ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Demikian kumpulan pertanyaan tentang Posyandu yang bisa dijadikan referensi dalam lomba cerdas cermat kader Posyandu. Dengan kader Posyandu yang berkualitas, maka kondisi Posyandu juga akan makin membaik. Otomatis, kesehatan masyarakat juga akan makin meningkat.

Baca juga artikel terkait POSYANDU atau tulisan lainnya dari Muhammad Faisal Akbar

tirto.id - Edusains
Kontributor: Muhammad Faisal Akbar
Penulis: Muhammad Faisal Akbar
Editor: Lucia Dianawuri