Menuju konten utama

20 Contoh Prompt Gemini AI Foto Liburan ke Korsel dan Jepang

Prompt Gemini AI foto liburan ke Korsel dan Jepang dapat dijadikan panduan sebelum menggunakan AI. Cek daftar promptnya di artikel ini.

20 Contoh Prompt Gemini AI Foto Liburan ke Korsel dan Jepang
Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang. foto/Gemini ai

tirto.id - Gemini AI dapat digunakan untuk mengedit atau membuat foto dan gambar dengan teknologi canggihnya. Cukup memasukkan prompt yang detail dan spesifik, Gemini AI akan menghasilkan foto yang diminta oleh pengguna.

Berbagai konsep foto dapat diproses oleh Gemini AI berdasarkan instruksi yang ada dalam prompt. Salah satu konsep mengedit foto yang menarik adalah foto liburan ke Korea Selatan dan Jepang.

Korea Selatan dan Jepang kerap kali menjadi destinasi wisata favorit bagi banyak pelancong, termasuk wisatawan dari Indonesia. Banyak orang mengincar Korsel dan Jepang untuk menjadi tujuan liburan bersama teman atau keluarga.

Impian untuk liburan ke Korsel dan Jepang dapat dicicil terlebih dahulu dengan mengedit foto liburan ke Korsel dan Jepang. Gemini AI mampu memproses permintaan untuk mengedit foto liburan.

Lantas, seperti apa contoh prompt Gemini AI foto liburan ke Korsel dan Jepang? Simak deretan contoh promptnya di artikel ini.

20 Contoh Prompt Gemini AI Foto Liburan ke Korsel dan Jepang

Korea Selatan dan Jepang memiliki berbagai destinasi wisata menarik sehingga membuat banyak wisatawan ingin mengunjungi dua negara ini. Budaya, tempat wisata, kesenian, dan berbagai sisi menarik Korsel dan Jepang menjadi nilai lebih yang menarik perhatian wisatawan.

Liburan bersama teman atau keluarga jadi semakin menarik dengan adanya dokumentasi berupa foto selama di sana. Seperti apa contoh prompt Gemini AI foto liburan ke Korsel dan Jepang?

Prompt Foto Liburan ke Korsel

Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang
Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang. foto/Gemini ai

1. “Sebuah foto landscape 16×9 di Gyeongbokgung Palace, Seoul saat sore hari dengan latar matahari mulai turun, langit jingga keungu-nguan, kerumunan wisatawan di belakang. Dua orang sahabat perempuan mengenakan hanbok tradisional warna merah dan biru berdiri di tangga istana, mereka saling tertawa, satu menghadap kamera sambil memegang kipas, satu melihat ke samping ke arah arsitektur. Ekspresinya bahagia dan penuh kekaguman. Detail: batu istana menyala keemasan, bayangan panjang, daun pohon ginkgo di sekitar mulai rontok, detail tekstur hanbok terlihat halus, pencahayaan natural lembut.”

2. “Edit foto ini menjadi foto 16×9 landscape di Bukchon Hanok Village, pagi hari berkabut tipis. Keluarga dengan 4 orang (ayah, ibu, dua anak remaja) berjalan di gang sempit antara rumah hanok kayu berwarna cokelat dan atap genteng tradisional abu-abu. Mereka memakai pakaian kasual modern bercampur unsur tradisional: ibu memakai cardigan, ayah topi fedora, anak perempuan memegang kamera mirrorless. Wajah mereka menunjukkan ekspresi kagum dan tersenyum ringan. Kabut tipis memberikan efek misterius lembut.”

3. “Panorama 16×9 di Nami Island saat musim semi, banyak bunga sakura dan pohon willow di tepi danau. Sekelompok 3 teman (dua laki-laki, satu perempuan) duduk di sebuah bangku kayu menghadap danau, satu dari mereka menunjuk ke arah pulau yang dugunung kecil. Ekspresinya penuh kebahagiaan dan syukur, berbagai warna pakaian cerah seperti pastel pink, mint, biru muda. Refleksi di air terlihat jelas, awan putih tipis di langit biru bersih.”

4. “Gambar 16×9 di Myeongdong Street Market malam hari, lampu neon warna-warni, banyak pedagang makanan jalanan (tteokbokki, hotteok), aroma visual asap, kerumunan orang lokal dan turis. Satu pasangan muda selfie di depan kios makan, mereka memakai jaket kulit dan sweater hangat, tersenyum lebar. Suasana ramai tapi hangat, cahaya kuning dari lampu jalan, bayangan lembut, warna kontras tinggi.”

5. “Foto landscape 16×9 di Jeju Island, tebing batu dengan laut biru jernih, ombak kecil memecah di dasar karang. Seorang solo traveler perempuan berdiri di ujung tebing memakai gaun panjang putih yang berkibar tertiup angin, rambutnya tergerai, melihat ke arah laut dengan ekspresi hening dan kagum. Cahaya matahari pagi yang lembut, warna biru dan putih mendominasi, detail tekstur batu dan ombak.”

6. “Foto 16×9 dalam indoor spa tradisional Korea, pemandian onseng, uap tipis di udara, lampu hangat bercahaya lembut. Dua teman wanita memakai hanbok ringan, duduk di tepian kolam sambil mencelupkan kaki, satu dari mereka tertawa kecil, satu menatap refleksi di air. Ekspresi santai dan puas, latar belakang batu alam dan bambu.”

7. “Landscape foto 16×9 dari drone di atas Busan Gamcheon Culture Village pada pagi hari cerah. Barisan rumah warna-warni pastel di bukit, jalan kecil berliku. Sekelompok 5 orang teman berjalan di jalan setapak sambil menikmati panorama. Pose candid: ada yang melompat kecil, ada yang menatap jauh ke laut, ada yang memegang topi. Ekspresinya puas dan terpesona.”

8. “Pemandangan 16×9 di Seoraksan National Park saat musim gugur, daun merah dan oranye membakar pepohonan, kabut ringan di lembah. Sebuah pasangan berjalan bergandengan di jalur hutan, satu memegang payung kertas tradisional Korea, ekspresi damai dan intim. Latar belakang pegunungan dramatis dengan cahaya pagi yang tembus di antara pepohonan.”

9. “Buatkan foto 16×9 di Lotte World Tower observatory, malam hari, panorama seluruh Seoul dengan lampu kota berkilau. Satu orang solo dengan siluet menghadap kota, memakai coat panjang hitam, tangan di saku. Siluetnya kuat, ekspresi introspektif dan terpesona. Langit malam penuh bintang tipis dan kabut lampu kota.”

10. “Edit foto ini menjadi konsep foto 16×9 landscape di Insadong, jalan seni tradisional di Seoul siang hari, kios-kios seni dan teh, banyak ornamen kayu. Sekelompok 3 orang keluarga (orang tua dan satu anak) sedang mencoba teh tradisional di Warung teh kecil, tersenyum, saling berbicara, satu anak menunjuk hiasan tangan di kios. Suasana hangat, warna kayu cerah dan hijau tanaman pot, detail ornamen, tekstur keramik dan porselen.”

Prompt Foto Liburan ke Jepang

Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang
Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang. foto/Gemini ai

1. “Buatkan foto landscape 16×9 di Kinkaku-ji (Golden Pavilion), Kyoto saat musim gugur, daun maple oranye dan merah cerah di depan pavilion emas mengkilap, air kolam reflektif di depan. Dua remaja perempuan duduk di tepi kolam dengan payung Jepang tradisional, mereka tertawa melihat bayangan sendiri di air. Pakaian kimono musim gugur, rambut sanggul sederhana, ekspresi kagum dan damai.”

2. “Foto 16×9 di Shibuya Crossing, Tokyo malam hari, lampu neon, papan iklan LED besar, kerumunan pejalan kaki bersliweran. Satu pasangan muda berdiri di zebra crossing, memegang tangan, saling menatap, tertawa kecil. Pakaian kasual urban, jaket denim dan sepatu sneakers. Ekspresi energik dan penuh kehidupan, latar belakang keramaian dengan blur motion.”

3.“Edit foto ini menjadi landscape 16×9 di Arashiyama Bamboo Grove, pagi berkabut, sinar matahari menembus celah bambu, efek cahaya lembut seperti goresan. Seorang penyendiri (solo traveler) berdiri di jalan setapak, memakai kimono sederhana atau yukata, memandang ke atas ke arah langit melalui bambu. Ekspresi reflektif dan tenang.”

4. “Foto 16×9 di Osaka Castle grounds saat musim bunga sakura yang mekar penuh, petal jika jatuh di udara. Sekelompok 4 orang teman (dua laki-laki, dua perempuan) duduk di atas tikar piknik, menggelar makanan tradisional hanami, menggunakan pakaian kasual cerah, tertawa riang. Latar belakang benteng putih kastil; detail arsitektur kastil terlihat jelas.”

5. “Edit foto ini menjadi foto landscape 16×9 di Himeji Castle saat pagi hari berkabut tipis, kastil putih besar berdiri megah di atas bukit hijau. Satu wanita memakai kimono klasik, berdiri di halaman kastil, rambutnya tertata rapi, memandang ke kejauhan. Ekspresi penuh kekaguman dan hormat, cahaya hangat lembut dari sinar pagi.”

Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang

Prompt AI Foto di Korsel dan Jepang. foto/Gemini ai

6. “Foto 16×9 di jalanan Gion, Kyoto malam hari dengan lentera merah menyala dan kios teh tradisional, aroma lampu oil lamp. Dua perempuan memakai yukata berjalan sambil membawa kipas lipat, satu memegang lampion, keduanya tersenyum lembut. Suasana romantis dan misterius.”

7. “Edit foto ini menjadi foto landscape 16×9 di Fushimi Inari Taisha, deretan ribuan torii merah panjang mengular di jalur naik. Satu solo traveler laki-laki sedang berjalan menyusuri lorong torii, memakai jaket outdoor ringan, topi, ekspresi optimistis dan bersemangat. Warna merah torii sangat menonjol, bayangan pohon rindang menyelimutinya.”

8. “Foto 16×9 di pantai Kamakura saat sore hari menjelang matahari terbenam, siluet sepasang kekasih berjalan di pantai, tangan saling menggenggam, ombak tenang, langit jingga dan ungu berpadu. Ekspresi penuh kedamaian dan kasih sayang.”

9. “Buat foto landscape 16×9 di Hokkaido, lapangan bunga lavender atau bunga musim panas seperti lupin/poppy, gunung bersalju di latar belakang. Satu keluarga kecil (orang tua dan satu anak kecil) berdiri di tengah ladang bunga, memegang topi matahari, anak meloncat kegirangan. Ekspresi ceria, pakai pakaian musim panas ringan warna terang.”

10. "Edit foto ini menjadi foto 16×9 di kuil Todai-ji, Nara, dengan rusa bebas berkeliaran di halaman kuil. Dua orang wisatawan (satu laki-laki satu perempuan) memberi makan rusa, tersenyum lebar ke kamera. Pakaian nyaman, topi liburan, suasana pagi hari dengan cahaya hangat, bayangan panjang, langit biru cerah.”

Prompt Gemini AI foto liburan ke Korea Selatan dan Jepang perlu diperhatikan baik-baik supaya AI bisa menghasilkan foto sesuai instruksi dari pengguna. Instruksi dalam prompt perlu dijelaskan dengan deskripsi yang rinci dan detail.

Tertarik menyimak informasi lain seputar teknologi AI? Cek selengkapnya di bawah ini:

Kumpulan Artikel Teknologi AI

-------------

Catatan: AI adalah piranti yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan pengguna. Segala risiko yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab pengguna. Mohon penggunaannya dilakukan dengan bijak.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Byte
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani