Contoh-Contoh Kalimat Efektif dalam Bahasa Indonesia dan Syaratnya

Oleh: Erika Erilia - 4 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
Contoh kalimat efektif dalam bahasa Indonesia dan syarat-syaratnya.
tirto.id - Kalimat efektif adalah kalimat yang jelas dan baik sehingga maknanya mudah dipahami oleh orang lain. Kalimat efektif harus memiliki informasi yang tepat sekaligus dapat mewakili pikiran dan keinginan si penulis.

Berdasarkan jurnal Kalimat Efektif dalam Berkomunikasi, kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan gagasan sesuai harapan penulis atau pembaca. Artinya, penulis/pembicara harus memilih kata serta kalimat yang tepat agar informasi yang disampaikan bisa lebih mudah dipahami.

Kalimat efektif juga merupakan kalimat yang jelas, lugas, tidak bertele-tele, dan biasanya tidak bermakna ganda. Oleh karena itu, kalimat efektif mampu menciptakan kesepahaman antara penulis dan pembaca.

Syarat-Syarat Kalimat Efektif


Kalimat efektif memang tidak bertele-tele, tapi bukan berarti susunannya harus dibuat sesingkat dan sependek mungkin. Setidaknya ada lima syarat yang harus dimiliki oleh sebuah kalimat efektif.

Dikutip dari buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia – Kalimat, berikut adalah syarat atau ciri kalimat efektif:

1. Kelugasan

Kalimat efektif harus memenuhi syarat kelugasan. Artinya, informasinya disampaikan secara sederhana, tidak berbelit-belit, dan hanya berupa intinya saja.

Contoh:
  • Kalimat tidak efektif:
Terus meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk plastik, mau tidak mau memaksa industri plastik untuk menambah produksinya dan lebih meningkatkan mutu plastik itu sendiri.
  • Kalimat efektif:
Permintaan terhadap produk plastik yang terus meningkat memaksa industri plastik menambah produksi dan meningkatkan mutunya.

2. Ketepatan

Kalimat efektif harus mengandung informasi yang benar, mengena, atau tepat sasaran. Dengan demikian, kalimat efektif tidak menimbulkan ambiguitas atau kesalahpahaman.

Contoh:
  • Kalimat tidak efektif:
Anak bu guru yang cantik itu mahir bermain piano.

Kalimat di atas memiliki makna ganda, yaitu “anaknya yang cantik” atau “bu gurunya yang cantik”.
  • Kalimat efektif:
a. Anak dari bu guru cantik itu mahir bermain piano.

b. Bu guru memiliki anak cantik yang mahir bermain piano.

3. Kejelasan

Kalimat efektif harus memiliki struktur yang jelas dengan unsur yang lengkap. Artinya, kalimat tersebut memiliki struktur subjek, predikat, objek, dan keterangan yang jelas.

Contoh:
  • Kalimat tidak efektif:
Berdasarkan analisis kapasitas produksi, dapat diketahui bahwa dalammenjalankan promosi memiliki pengaruh terhadap aspek penjualan.
  • Kalimat efektif:
Berdasarkan analisis kapasitas produksi, dapat diketahui bahwa promosi memiliki pengaruh terhadap aspek penjualan.

4. Kehematan

Kalimat efektif harus disampaikan secara cermat dan tidak boros dalam penggunaan kata-katanya. Oleh karena itu, kalimat efektif juga tidak pernah menggunakan dua kata yang sama atau memiliki makna serupa (sinonim).

Contoh:
  • Kalimat tidak efektif:
Pemberian penghargaan dapat diberikan dalam bentuk uang, piagam, atau kenaikan pangkat.
  • Kalimat efektif:
Penghargaan dapat diberikan dalam bentuk uang, piagam, atau kenaikan pangkat.

5. Kesejajaran

Kesejajaran artinya bentuk dan struktur dalam kalimat efektif harus sama atau sederajat. Hal ini berkaitan dengan penggunaan imbuhan serta klausa-klausa dalam kalimat majemuk.

Contoh:
  • Kalimat tidak efektif:
Novel itu ditulis oleh Ani dan Gramedia yang menerbitkannya.
  • Kalimat efektif:
a. Novel itu ditulis oleh Ani dan diterbitkan oleh Gramedia.

b. Ani yang menulis novel itu dan Gramedia yang menerbitkannya.


Baca juga artikel terkait KALIMAT EFEKTIF atau tulisan menarik lainnya Erika Erilia
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight