Apa Itu Kalimat Deklaratif, Imperatif, Interogatif & Perbedaannya?

Oleh: Ega Krisnawati - 23 Maret 2021
Dibaca Normal 1 menit
Berikut adalah penjelasan tentang kalimat deklaratif, imperatif dan interogatif dalam Bahasa Indonesia.
tirto.id - Pernahkah Anda menemukan kata imperatif, deklaratif, dan interogatif? Biasanya, kata-kata tersebut kerap kita jumpai dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berikut penjelasannya. Secara garis besar, imperatif adalah kalimat yang bersifat memerintah, deklaratif bersifat ringkas dan jelas. Sementara interogatif mengandung pertanyaan.

Menurut buku SMA kelas X berjudul Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang Kemdikbud (2014), kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung perintah.

Kalimat imperatif berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu. Secara umum, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, imperatif bersifat memerintah atau memberi komando; mempunyai hak memberi komando; bersifat mengharuskan.

Terdapat tiga cara dalam mewujudkan kalimat imperatif, yaitu:
  1. Kalimat terdiri atas predikat verbal dasar, atau adjektiva, atau pun frasa preposisional saja yang sifatnya taktransitif.
  2. Kalimat lengkap yang berpredikat verbal taktransitif atau transitif.
  3. Kalimat yang dimarkahi oleh berbagai kata tugas modalitas kalimat.

Sedangkan kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan. Selain itu, kalimat deklaratif berfungsi untuk memberikan informasi atau berita tentang sesuatu.

Sementara kalimat interogatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan. Kalimat interogatif berfungsi untuk meminta informasi tentang sesuatu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, interogatif berarti menunjukkan atau mengandung pertanyaan. Berdasarkan artinya, dapat disimpulkan kalimat interogatif merupakan bentuk kalimat yang mengandung dan menunjukkan sebuah pertanyaan.


Contoh Kalimat Imperatif, Deklaratif, dan Interogatif

1. Imperatif


(a) Kenali si petugas!
(b) Pahami kesalahan Anda!
(c) Pastikan tuduhan pelanggaran!
(d) Jangan serahkan kendaraan atau STNK begitu saja!
(e) Terima atau tolak tuduhan!

2. Deklaratif

(a) Pengendara yang ditilang mengenali petugas yang menilang.
(b) Pengendara memahami kesalahannya.
(c) Pengendara memastikan tuduhan pelanggaran.
(d) Pengendara tidak menyerahkan kendaraan atau STNK begitu saja kepada petugas.
(e) Pengendara menerima atau menolak tuduhan.

3. Interogatif

(a) Apakah Anda mengenali petugas?
(b) Apakah Anda memahami kesalahan Anda?
(c) Dapatkah Anda memastikan tuduhan pelanggaran?
(d) Mengapa Anda menyerahkan kendaraan atau STNK begitu saja kepada petugas?
(e) Siapakah yang menerima atau menolak tuduhan?


Baca juga artikel terkait KALIMAT DEKLARATIF atau tulisan menarik lainnya Ega Krisnawati
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight