Chester Bennington Tulis Surat ke Cornell Sebelum Bunuh Diri

Oleh: Maya Saputri - 21 Juli 2017
Dibaca Normal 1 menit
Vokalis Linkin Park Chester Bennington pernah mengungkapkan keinginannya melakukan bunuh diri.
tirto.id - Vokalis band Linkin Park, Chester Bennington sempat menuliskan sebuah surat pada mendiang sahabatnya Chris Cornell sebelum meninggal dunia pada Kamis (20/7/2017) pagi.

Dalam akun Twitter-nya Chester mengunggah surat itu. Mengawali surat, dia berkisah soal mimpinya soal band the Beatles dan musisi Rocky Raccoon yang menatap wajah istrinya.

Chester melanjutkan, sang istri lantas memberitahunya kalau sahabat terbaiknya telah tiada dan kesedihan meliputi Chester. Dia bercerita banyak kenangan indah bersama sahabat dan keluarganya itu.

Bagi Chester, Cornell telah memberinya banyak inspirasi yang bahkan tak disadari Cornell. Dia lantas memuji sahabatnya itu, suara, talenta, sikapnya, semuanya. Sang sahabat telah membantunya untuk memahami berbagai hal dalam hidup.

Chester juga mengatakan, menonton video Cornell yang tampil menyanyikan lagu "A day in the life" karya the Beatles dan tiba-tiba teringat impiannya. Terpikir bahwa Cornell mengucapkan salam perpisahan lewat caranya sendiri. Dia berdoa sang sahabat bisa tenang di kehidupan mendatang.

Tak lupa, dia mengirimkan rasa cinta pada istri dan anak Cornell, teman-teman serta keluarga sang sahabat. Dia berterima kasih karena bisa menjadi bagian dari hidup Cornell.

Demikian isi surat Chester yang ia unggah pada 18 Mei 2017 pukul 13.28 waktu setempat.

Chester Bennington ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kediamannya di Palos Verdes Estates di Los Angeles. Pejabat berwenang di Los Angeles mengonfirmasi bahwa pria berusia 41 tahun itu bunuh diri pada Kamis (20/7/2017) pagi waktu setempat.

Bennington telah lama berjuang mengatasi kecanduannya pada obat-obatan dan alkohol.

Sebuah laporan menyatakan bahwa kabar bunuh diri Bennington terjadi pada hari ulang tahun temannya, Chris Cornell.

Selain itu, Chester Bennington pernah mengungkapkan keinginannya melakukan bunuh diri.

Keinginan ini muncul karena semasa kecil sang musisi mendapatkan siksaan dari pria yang lebih tua.

Pada Kamis (20/7/2017), mata publik benar-benar terbuka karena keinginan itu menjadi kenyataan. Chester bunuh diri dengan cara gantung diri di kediaman pribadinya yang terletak di Palos Verdes Estates di Los Angeles.

Pilihan Chester mengakhiri hidupnya sama seperti mendiang sang sahabat, Chris Cornell pada Mei lalu. Musisi dan pencipta lagu dari band Soundgarden itu ditemukan bunuh diri dengan cara menggantung dirinya.

Pihak berwenang menemukan jasad Chester sekitar pukul 09.00 waktu setempat, tepat di hari ulang tahun Cornell ke-53 tahun. Sebelum meninggal, dia sempat menuliskan sebuah surat terbuka pada sahabatnya itu.

Istri Cornell, Vicky, men-tweet sebuah pesan menyusul berita kematian Chester. Dia mengatakan "Tepat ketika aku berpikir hatiku tidak hancur lagi...aku menyayangimu," kata dia.

Sebelum meninggal Chester diketahui telah lama berjuang melawan kecanduan narkoba dan alkohol selama bertahun-tahun, demikian seperti dilansir TMZ.

Baca juga artikel terkait BUNUH DIRI atau tulisan menarik lainnya Maya Saputri
(tirto.id - Musik)

Reporter: Maya Saputri
Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri
DarkLight