Presidensi G20 Indonesia

Cerita Jokowi soal Alotnya Pembahasan Ukraina-Rusia di KTT G20

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 16 Nov 2022 17:36 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi sebut paragraf yang sangat diperdebatkan dalam G20 Bali Leaders Declaration adalah penyikapan terhadap perang di Ukraina.
tirto.id - Presiden Joko Widodo buka suara bahwa para peserta G20 sempat berdebat soal konflik perang Ukraina-Rusia. Ia mengaku diskusi sikap G20 dalam konflik Rusia-Ukraina sangat alot sebelum keluar deklarasi “G20 Bali Leaders Declaration.”

“Kepemimpinan Indonesia telah berhasil menghasilkan deklarasi pemimpin G20 Bali Leaders Declaration yang awalnya diragukan oleh banyak pihak. Deklarasi terdiri atas 52 paragraf dan paragraf yang sangat diperdebatkan adalah penyikapan terhadap perang di Ukraina,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di Media Center G20 Bali, Rabu (16/11/2022).

Jokowi menambahkan, “Diskusi mengenai hal ini berlangsung sangat-sangat alot sekali dan akhirnya para pemimpin G20 menyepakati isi deklarasi yaitu condemnation perang di Ukraina karena telah melanggar batas wilayah, melanggar integritas wilayah.”

Jokowi mengakui bahwa perang telah membawa dampak buruk bagi masyarakat dan ekonomi global. Situasi buruk itu juga muncul karena dunia masih belum pulih dari pandemi. Ia mengaku kondisi yang belum pulih mempengaruhi krisis pangan, krisis energi, dan potensi krisis finansial.

“Oleh karena itu G20 membahas dampak perang terhadap kondisi perekonomian global dan beberapa hasil yang konkret telah dihasilkan,” kata Jokowi.

Jokowi mengakui pembahasan sikap Ukraina-Rusia sangat malam. Ia akhirnya mengambil sikap hanya menyatakan bahwa perang berdampak buruk bagi publik dan melambatkan pemulihan ekonomi global.

“Jadi paragraf yang sangat diperdebatkan itu memang hanya satu. Satu paragraf yaitu penyikapan terhadap perang di Ukraina. Sampai tengah malam kita berbicara mengenai ini dan akhirnya deklarasi bali dicapai melalui konsensus. Kami menyepakati bahwa perang berdampak negatif pada ekonomi global,” kata Jokowi.

“Kemudian pemulihan ekonomi global juga tidak akan tercapai tanpa perdamaian. Oleh sebab itu di pembukaan saya sampaikan, saya menyerukan agar perang dihentikan,” kata Jokowi.

Jokowi juga menegaskan G20 adalah forum ekonomi sehingga tidak layak ditarik ke isu politik. “Saya tambahkan bahwa G20 itu adalah forum ekonomi, forum finansial, forum pembangunan, bukan forum politik. Jadi jangan ditarik-tarik ke politik,” kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait KTT G20 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz

DarkLight