Cara Mengatasi Peradangan Amandel Secara Alami: Kumur Air Garam

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 17 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Sebagian besar kasus tonsilitis terjadi karena infeksi virus.
tirto.id - Istilah tonsilitis mengacu pada peradangan amandel. Amandel adalah dua kelenjar berbentuk oval yang berada di belakang tenggorokan.

Fungsi utama amandel adalah untuk menghalau bakteri dan virus yang masuk ke tubuh melalui hidung dan mulut.

Peradangan amandel ini bisa terjadi pada siapapun dengan segala usia, laki-laki, perempuan, anak kecil maupun orang dewasa.

Namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Bahkan, menurut American Academy of Otolaryngology, hampir semua anak di Amerika Serikat akan mengalami setidaknya satu episode tonsilitis.

Sebagian besar kasus tonsilitis terjadi karena infeksi virus. Namun, infeksi bakteri juga bisa menyebabkan kasus tonsilitis sekitar 15-30%.

Lantas bagaimana cara untuk mengurangi gejala atau mengatasi peradangan amandel ini?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengurangi peradangan amandel.

1. Minum banyak cairan hangat

Cairan hangat, seperti sup, teh hingga air putih hangat dapat membantu meredakan dan mengurangi sakit tenggorokan.

Teh herbal yang mengandung bahan-bahan seperti madu, pektin, atau gliserin juga dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.

Sebab, bahan-bahan ini membentuk lapisan pelindung pada selaput lendir di mulut dan tenggorokan, yang dapat meredakan iritasi seperti dilansir Medical News Today.

2. Hindari makanan keras

Bagi penderita radang amandel, makan makanan keras atau tajam bisa jadi tidak nyaman dan bahkan menyakitkan.

Makanan keras bisa membuat tenggorokan lebih sakit, menyebabkan iritasi dan peradangan lebih lanjut. Makanan yang harus dihindari meliputi:

- keripik
- biskuit
- sereal kering
- roti panggang
- wortel mentah
- apel mentah

Anda harus mencoba makan makanan yang lebih lembut yang lebih mudah ditelan jika menderita radang tenggorokan.

4. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam dapat meredakan nyeri atau rasa gatal di bagian belakang tenggorokan untuk sementara.

Anda bisa membuat campuran air asin dengan menambahkan seperempat sendok teh garam ke dalam 240 ml air hangat dan mengaduk larutan sampai garam larut.

Anda kemudian bisa berkumur dengan air garam selama beberapa detik sebelum meludahkannya.

Air garam ini aman dan Anda dapat mengulangi proses ini sesering mungkin tetapi pastikan Anda tidak menelannya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa berkumur tidak cocok untuk anak kecil karena berisiko mereka akan menghirup cairan dan tersedak.

5. Konsumsi es loli atau ice cream

Sebagian besr orang beranggapan bahwa saat terjadi peradangan harus menghindari es loli maupun ice cream.

Padahal ice cream atau es loli ternyata sangat efektif dalam mengobati rasa sakit, dan pembengkakan yang sering menyertai tonsilitis seperti ditulis Mayo Clinic.

Es loli, minuman beku seperti es batu, dan makanan beku seperti es krim dapat sangat membantu anak-anak kecil yang tidak dapat menggunakan pengobatan rumahan lainnya dengan aman. Anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa juga bisa mengisap es batu.

6. Tablet hisap licorice

Permen pelega tenggorokan dapat membantu melegakan tenggorokan, tetapi tidak semuanya permen diciptakan sama.

Permen pelega tenggorokan yang mengandung licorice sebagai salah satu bahan utama dapat memiliki manfaat anti-inflamasi yang kuat, yaitu meredakan ketidaknyamanan dan pembengkakan pada amandel dan tenggorokan, seperti dilansir laman Healthline.

Pelega tenggorokan tidak boleh diberikan kepada anak kecil karena berisiko tersedak. Sebaliknya, semprotan tenggorokan seringkali merupakan pilihan yang jauh lebih baik untuk anak-anak. Jika Anda tidak yakin, hubungi dokter anak.


Baca juga artikel terkait AMANDEL atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight