tirto.id - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menggelar acara buka puasa bersama para duta besar negara sahabat dalam agenda tradisi Pejambon Iftar di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono berharap momen ini dapat menjadi sarana refleksi guna meredam ketegangan global.
“Di tengah situasi global yang belum menjadi lebih mudah bagi kita semua, saya berharap momen ini dapat menjadi refleksi kita akan semangat solidaritas dan kebersamaan," kata Sugiono membuka acara.
Sugiono menilai situasi dunia saat ini makin menantang bagi semua pihak. Ia berharap kearifan para pemimpin dunia dapat mendorong terciptanya masa depan yang lebih baik.
"Bersama-sama kita berharap dengan kearifan para pemimpin dunia, ketegangan dapat diredakan dan masa depan yang lebih baik dapat diberikan kepada kita semua,” ujar Sugiono.
Lebih lanjut, Sugiono menekankan Ramadhan merupakan waktu untuk mengedepankan refleksi, kesabaran, dan kasih sayang.
Ia menyebut buka puasa bersama menjadi simbol penting untuk saling berbagi dan memperkuat persaudaraan.
“Kami mengundang Anda, para Yang Mulia, ke kementerian ini untuk berkumpul dan merayakan semangat kebersamaan. Kita ingin merayakan semangat berbagi pandangan yang indah dan idealis tentang dunia yang kita inginkan,” jelas Sugiono.
Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga menekankan pentingnya menjaga persahabatan antarnegara di tengah perbedaan yang ada.
Ia mengajak seluruh perwakilan yang hadir untuk terus memupuk rasa saling menghormati sebagai modal utama menjaga stabilitas.
“Saya mengapresiasi semangat solidaritas, persahabatan, dan rasa saling menghormati yang Anda wujudkan. Mari kita terus merawat semangat kebersamaan ini agar dapat membantu kita menghadapi berbagai dinamika tantangan global ke depan,” pungkasnya.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id






























