Menuju konten utama

BP Taskin Gandeng Swasta sampai Komunitas Sasar Petani & Lansia

Kolaborasi BP Taskin dengan komunitas dan swasta jadi bagian dari rangkaian program pengentasan kemiskinan yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

BP Taskin Gandeng Swasta sampai Komunitas Sasar Petani & Lansia
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, secara simbolis menanam pepaya california di Desa Purbasana, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Selasa (5/8/2025). (Sumber: Tegal Terkini)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bersama sejumlah pihak swasta dan komunitas menyerahkan bantuan pertanian dan peralatan produktif di Desa Purbasana, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Selasa (5/8/2025).

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menyebut kolaborasi ini merupakan langkah awal yang akan diikuti agenda serupa di berbagai daerah. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian program pengentasan kemiskinan yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

“Ini dari teman-teman swasta dan komunitas yang mengajak kerja sama dengan BP Taskin. Nanti akan ada kerja-kerja lain, seperti pembagian gerobak dan sebagainya,” kata Budiman dalam sambutannya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga menargetkan pembagian 10.000 unit sepeda listrik bagi lansia berusia di atas 50 tahun di seluruh Indonesia. “Kita memfasilitasi, berkomunikasi, dan mendorong agar semua komponen masyarakat berperan dalam pengentasan kemiskinan. Bukan hanya pemerintah, tapi juga sektor swasta dan komunitas,” ujar Budiman.

Sebelumnya, BP Taskin pun telah menyalurkan 25 unit becak listrik di Kota Tegal. Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Yayasan Pondok Ilmu Derma Agung selaku mitra Nusantara Visi Persada dan Badan Gizi Nasional (BGN) juga melakukan penyerahan bantuan berupa dua unit traktor, satu unit mesin pompa air diesel, dan 1.000 bibit pohon pepaya California.

Ketua Yayasan Pondok Ilmu Derma Agung, Gus Haris, membeberkan pihaknya bersama BP Taskin akan mengembangkan lahan pertanian seluas setengah hektare untuk budidaya pepaya California dan pisang di Desa Purbasana. Penanaman akan dimulai setelah proses pembajakan lahan.

“Estimasi panen sekitar 5–6 bulan. Satu tanaman diharapkan menghasilkan 50–70 kilogram buah. Kami juga akan melakukan uji coba tanaman sayuran,” kata Gus Haris.

Menurutnya, Hasil panen nantinya akan dipasarkan melalui kerja sama dengan koperasi desa Merah Putih. Kegiatan ini juga bermaksud untuk mendukung dapur makan bergizi gratis (MBG) yang akan hadir di wilayah sekitar.

“Kami akan menurunkan tenaga ahli untuk mendampingi petani, agar betul-betul memahami cara penanaman dan perawatan yang baik,” jelasnya.

Gus Haris pun mengatakan, program serupa sudah berjalan di beberapa daerah, termasuk Bima, Nusa Tenggara Barat. Sementara di Kabupaten Tegal, agenda serupa akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan bagi pelaku UMKM berupa gerobak usaha.

Selain pertanian, rencana pengembangan selanjutnya juga menyasar sektor peternakan dan perikanan.

=====

Tegalterkini.id adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait PENGENTASAN KEMISKINAN atau tulisan lainnya dari Tegalterkini.id

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tegalterkini.id
Penulis: Tegalterkini.id
Editor: Siti Fatimah