tirto.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap adanya temuan 11 sampel cairan rokok elektrik atau vape yang mengandung kanabinoid sintetik, sabu atau methamphetamine, serta etomidate atau zat yang dikenal sebagai obat bius. Hal itu ditemukan berdasarkan uji laboratorium pusat BNN terhadap 341 sampel yang dicoba.
"Dari pengujian tersebut, kami menemukan 11 sampel mengandung kanabinoid sintetik, satu sampel mengandung methamphetamine atau sabu, dan 23 sampel terbukti mengandung etomidate. Etomidate ini termasuk obat bius," ujar Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Menurut Suyudi, temuan tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan zat narkotika bergerak sangat cepat di Indonesia. Terlebih lagi, perkembangan ini sejalan dengan tren global terkait munculnya New Psychoactive Substances (NPS) atau zat psikoaktif baru.
Secara global, telah teridentifikasi sebanyak 1.386 jenis NPS dan di Indonesia terdapat 175 jenis yang telah terdeteksi.
Lebih jauh, BNN juga menyoroti keberadaan etomidate dalam liquid vape yang kini telah resmi masuk ke dalam daftar narkotika golongan II berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025.
Dalam peraturan itu, Suyudi menyebut penegakan hukum terhadap kasus terkait etomidate dapat dilakukan dengan sanksi yang lebih tegas dibanding sebelumnya yang hanya mengacu pada undang-undang kesehatan.
Melihat kondisi ini, BNN meminta agar pelarangan vape secara menyeluruh dapat dipertimbangkan. Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Laos bahkan telah lebih dulu menerapkan larangan terhadap peredaran vape sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan.
"Dengan adanya fakta-fakta di atas, menjadi sebuah harapan besar bagi BNN agar pelarangan vape dapat diterapkan di Indonesia, karena vape terbukti telah disalahgunakan menjadi media untuk diisi etomidate," kata Suyudi.
"Kami memandang bahwa jika vape sebagai media ini dilarang, maka peredaran etomidate juga dapat diatasi secara signifikan, selayaknya sabu yang selalu memerlukan bong sebagai media untuk mengkonsumsinya," sambungnya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































