tirto.id - Lembaga survei Indikator Politik merilis survei kepuasan masyarakat terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis (MBG). Responden yang merasa puas dan sangat puas mencapai 72,8 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Lodewyk Pusung, bersyukur jika masyarakat merasakan dampak positif dari adanya program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Tentu ini adalah kesuksesan Presiden Prabowo Subianto, kami ini hanya menjalankan perintah dari Presiden. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anak-anak kami di sekolah” jelas Lodewyk dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026) dilansir dari Antara.
Rilis dari hasil survei Indikator Politik Indonesia, sebanyak 12,2 persen responden mengaku sangat puas dan 60,6 persen menyatakan cukup puas terhadap program MBG. Dengan demikian, total warga yang merasa puas mencapai 72,8 persen.
Dari hasil survei tersebut, Lodewyk Pusung juga berharap dukungan dan bantuan segala elemen masyarakat untuk terus membantu dan memperhatikan program MBG ini.
“Kami mohon bantuan masyarakat agar kami terus melakukan perbaikan, serta bantu kami dalam bentuk pengawasan program di lapangan,” pungkas Lodewyk Pusung.
Survei Indikator Politik menggunakan metode penarikan sampel multistage random sampling. Dalam survei ini, jumlah sampel sebanyak 1.220 orang.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) kurang 2.9 lebih pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
Indikator Politik turut merilis survei soal kepuasan kinerja Prabowo menurut kepuasan terhadap program MBG. Hasil survei, responden yang merasa puas dengan kinerja Prabowo terhadap program MBG sebanyak 88,5 persen, tidak puas dengan progran MBG 55,1 persen, dan tidak menjawab 71,1 persen.
Sementara itu, survei atas tidak puas dengan kinerja Prabowo karena puas dengan MBG sebanyak 11,2 persen, tidak puas dengan kinerja Prabowo karena tidak puas dengan program MBG 43,7 persen, dan tidak menjawab 14,8 persen.
Lalu, responden yang merasa sebaiknya program MBG diberikan kepada seluruh anak di Indonesia sebanyak 60 persen, khusus anak-anak yang membutuhkan saja 13,2 persen, khusus wilayah-wilayah terpencil dan miskin saja 6,2 persen, khusus anak-anak yang membutuhkan dan wilayah-wilayah terpencil dan miskin 19,8 persen, dan 0,8 persen tak menjawab.
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































