Menuju konten utama

BGN akan Tingkatkan Pelayanan dan Kualitas Gizi MBG pada 2026

Program MBG pada 2026 akan difokuskan pada penguatan sistem, kesiapan operasional, serta penyempurnaan tata kelola layanan gizi.

BGN akan Tingkatkan Pelayanan dan Kualitas Gizi MBG pada 2026
Siswa memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Gunung Lipung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (29/12/2025).ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan beroperasi serentak dan melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia mulai 2026 ini.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan program MBG pada 2026 akan difokuskan pada penguatan sistem, kesiapan operasional, serta penyempurnaan tata kelola layanan gizi agar program berjalan terukur dan akuntabel. Dia menyebut, capaian sepanjang 2025 menjadi tonggak penting dalam pembangunan sistem pemenuhan gizi nasional yang berkelanjutan.

“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1/2026).

Ditegaskan Dadan, kesiapan tersebut memungkinkan BGN terus memperluas cakupan penerima manfaat MBG di tahun ini, serta memperluas ruang peningkatan kualitas layanan. Dia memastikan, MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG, serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi.

“Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini, seiring target peningkatan jumlah penerima manfaat hingga 82,9 juta orang pada 2026,” kata dia.

Pada 2026 ini, Presiden Prabowo Subianto juga menargetkan 2.500 SPPG akan beroperasi di Papua pada 2026. Hal ini ia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025).

Menurut Prabowo, makan bergizi gratis (MBG) yang diproduksi SPPG menjadi bagian dari percepatan pembangunan sumber daya manusia Papua.

"Program makan bergizi gratis sudah sampai ke Papua dan yang belum sampai akan kita tuntaskan," katanya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto