Berita Gunung Merapi Hari Ini 26 November & Live Streaming Merapi

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 26 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Bagi Anda yang ingin memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi bisa melalui live streaming Merapi maupun CCTV resmi BPPTKG.
tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan berdasarkan hasil pemantauan Kamis (26/11/2020) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB terdengar dua kali suara gemuruh guguran dari Babadan dan Jrakah dengan intensitas sedang hingga keras.

BPPTKG juga mengatakan, pada periode pemantauan yang sama juga teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 250 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Sebelumnya pada periode pamantauan Rabu (25/11/2020) pukul 18:00-24:00 WIB juga teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Pada periode pengamatan yang sama juga ada suara guguran sebanyak tiga kali dari Babadan dan gemuruh terdengar sedang hingga keras.

Aktivitas Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta terus mengalami peningkatan usai statusnya dinaikkan menjadi siaga.

Bagi Anda yang ingin memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi bisa melalui live streaming Merapi maupun CCTV resmi BPPTKG.

Anda bisa mengakses link live streaming Gunung Merapi di kanal Youtube BPPTKG Channel.

Namun, menurut BPPTKG, data yang akan ditampilkan melalui live Merapi merupakan data mentah langsung dari stasiun pemantauan.

Sehingga data masih memerlukan pengolahan, analisis, dan interpretasi lebih lanjut oleh pengamat dan ahli gunung api di Badan Geologi.

Sedangkan, data hasil pengamatan akan dilaporkan setiap pukul 00.00, 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB. Laporan dapat diakses melalui laman https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi android MAGMA Indonesia.

BPPTKG mengatakan, layanan ini ditujukan untuk kepentingan pemantauan sinyal seismik dan visual Gunung Merapi serta untuk keperluan pendidikan.

Masyarakat diimbau tidak membuat analisis dan interpretasi sendiri dari data yang tersedia untuk menghindari kekeliruan dan keresahan di masyarakat.

Selain live streaming melalui kanal Youtube, Anda juga bisa mengakses dan memantau aktivitas ter-update Gunung Merapi melalui CCTV resmi BPPTKG.

Pantauan CCTV ini mengamati aktivitas Gunung Merapi dan sekitarnya dari berbagai lokasi, di antaranya,

Kamera CCTV Pasar Bubar
Kamera CCTV Merbabu
Kamera CCTV Kali Opak Golf
Kamera CCTV Srunen
Kamera CCTV Plawangan
Kamera CCTV Museum
Kamera CCTV Deles
Kamera CCTV Kali Kuning
Kamera CCTV Kali Gendol
Kamera CCTV Bebeng
Kamera CCTV Opak Prambanan
Kamera CCTV Boyong (Pulowatu)

Selain pantauan CCTV, Anda juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui seismogram BPPTKG.

LINK LIVE STREAMING PANTAUAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TERKINI

LINK CCTV PANTAUAN GUNUNG MERAPI DAN SEKITARNYA

LINK SEISMOGRAM PANTAUAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI

Aktivitas Gunung Merapi Terkini



Periode pamantauan


26-11-2020 pukul 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur, tenggara, dan selatan. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 66-90 %, dan tekanan udara 569-686 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 250 m di atas puncak kawah.
● Suara guguran terdengar dua kali dari Babadan dan Jrakah gemuruh sedang hingga keras..

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 15, Amplitudo : 3-62 mm, Durasi : 14-149 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 20, Amplitudo : 2-19 mm, Durasi : 12-20 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 64, Amplitudo : 2-29 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5-10 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 6, Amplitudo : 46-75 mm, Durasi : 13-34 detik)

Kesimpulan

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Prakiraan daerah bahaya meliputi:

A. Provinsi DIY
a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.



Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight