Kabar dan Berita Gunung Merapi Saat Ini Selama 25 November 2020

Oleh: Alexander Haryanto - 25 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Info dan kondisi Merapi terkini Rabu, 25 November 2020 terdengar 1 kali guguran dari PGM Babadan dan Jrakah.
tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, kabar terkini Gunung Merapi pada hari ini, Rabu, 25 November 2020 dari pukul 12:00 sampai 18:00 WIB, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 350 m di atas puncak kawah.

Selain itu, kata BPPTKG, terdengar suara guguran 1 kali gemuruh sedang dari Babadan. Sampai saat ini, status Gunung Merapi masih dinyatakan Siaga Level 3.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan BPPTKG pada hari ini, pukul 06:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB, asap kawah tidak teramati dan suara guguran 3 kali gemuruh lemah hingga keras.

Terkait dengan laporan terbaru aktivitas Merapi ini, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikut situasi Gunung Merapi terkini melalui sumber terpercaya seperti laman resmi maupun media sosial BPPTKG.

Berikut adalah update terkini tentang kabar dan info terkini Gunung Merapi hari ini, Rabu (25/11) dari pukul 00:00 WIB sampai 18:00 WIB menurut BPPTKG.


1. Periode Pengamatan, Rabu (25/11) Pukul 00:00-06:00 WIB


Meteorologi

Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 14.5-25 °C, kelembaban udara 70-76 %, dan tekanan udara 625.9-687.3 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 350 m di atas puncak kawah.
● Terdengar 1 kali guguran dari PGM Babadan dan Jrakah.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 5-30 mm, Durasi : 13.5-94.5 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 21, Amplitudo : 3-10 mm, Durasi : 9.5-16.6 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 80, Amplitudo : 3-32 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5.7-11.6 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 9, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 12-41 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 6 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 41 detik)


2. Periode Pengamatan, Rabu (25/11) Pukul 06:00-12:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 19-25 °C, kelembaban udara 75-88 %, dan tekanan udara 569-689 mmHg. Volume curah hujan 18 mm per hari.

Visual

● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
● Suara guguran 3 kali gemuruh lemah hingga keras.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-17 mm, Durasi : 11-79 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 13, Amplitudo : 2-21 mm, Durasi : 11-27 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 62, Amplitudo : 3-37 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 5-12 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 5, Amplitudo : 41-75 mm, Durasi : 14-39 detik)


3. Periode Pengamatan, Rabu (25/11) Pukul 12:00-18:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur, tenggara, dan selatan. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 70-90 %, dan tekanan udara 568-686 mmHg. Volume curah hujan 3 mm per hari.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 350 m di atas puncak kawah.
● Suara guguran 1 kali gemuruh sedang dari Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 3-20 mm, Durasi : 12-29 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 26, Amplitudo : 2-12 mm, Durasi : 8-65 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 85, Amplitudo : 2-29 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 4-12 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 12, Amplitudo : 34-75 mm, Durasi : 12-40 detik)

Rekomendasi

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kab. Sleman. Kec. Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kab. Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kab. Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kab. Klaten. Kec. Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III G. Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak G. Merapi.

4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan G. Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5.) Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan, maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.



Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight