Menuju konten utama

Benarkah Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026? Ini Kata PSSI

Indonesia dikabarkan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar bulan September-Oktober 2026. Ini kata EXCO PSSI, Arya Sinulinga.

Benarkah Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026? Ini Kata PSSI
Pesepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bulgaria Marin Petkov (bawah) saat final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indonesia dikabarkan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober 2026. Turnamen baru yang digagas oleh FIFA tersebut diperkirakan menggunakan tuan rumah tunggal atau tuan rumah bersama seperti format awal Piala Tiger atau Piala AFF.

EXCO PSSI, Arya Sinulingga membenarkan FIFA berencana menggelar FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Namun, belum ada keputusan mengenai negara yang menjadi tuan rumah, begitu pula dengan negara peserta turnamen.

“Ada pembahasan, salah satunya ke sana [menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026]. Bisa jadi [Indonesia tuan rumah], tunggu saja karena belum ada pengumuman resmi,” kata Arya Sinulingga pada Senin, 11 Mei 2026.

FIFA selaku penyelenggara turnamen menginginkan format yang berbeda dari Piala AFF 2026. Oleh karenanya, tempat penyelenggara dan jumlah peserta menjadi opsi yang dijajaki agar FIFA ASEAN Cup 2026 lebih semarak.

Selain 11 negara anggota AFF, FIFA berencana memasukkan negara undangan sebagai peserta. Nantinya, FIFA ASEAN Cup 2026 bakal diikuti 12-16 negara. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan turnamen ini hanya diikuti negara-negara Asia Tenggara saja.

Hong Kong, Cina dan India dikabarkan menjadi negara undangan. Bahkan, Federasi Sepak Bola Cina sudah bersedia untuk berpartisipasi dalam turnamen baru yang digagas FIFA tersebut.

Terdapat 2 opsi format FIFA ASEAN Cup. Pertama menggelar turnamen dalam satu divisi. Seluruh negara peserta bakal bersaing dari babak grup hingga final. Namun, format ini membutuhkan waktu yang panjang.

Opsi lainnya adalah membagi turnamen ke dalam beberapa divisi seperti UEFA Nations League maupun CONCACAF Nations League. Alih-alih turnamen, FIFA ASEAN Cup bisa menjadi kompetisi liga negara di Asia Tenggara dan wilayah Asia lainnya.

Bahkan, FIFA ASEAN Cup 2026 bisa digelar menggunakan format divisi tanpa liga. Pertandingan berlangsung dalam format knock out single match untuk mempercepat durasi penyelenggaraan.

Pertimbangan waktu penyelenggaraan yang lebih cepat menjadi opsi paling ideal karena FIFA ASEAN Cup berlangsung di tengah kompetisi yang sedang berjalan. Kendati jeda internasional bulan September-Oktober bakal lebih panjang, tetapi jumlah laga yang terlalu banyak berpotensi membuat pemain cedera.

Namun, belum ada konfirmasi resmi dari FIFA mengenai format ASEAN Cup 2026. Oleh karenanya, semua kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk menjadikan Indonesia tuan rumah turnamen pada edisi perdana.

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya