Menuju konten utama

Banjir OKU Timur Sumsel Rendam 1.359 Rumah di 4 Kecamatan

Banjir disebabkan hujan deras ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter hingga 1,5 meter.

Banjir OKU Timur Sumsel Rendam 1.359 Rumah di 4 Kecamatan
Warga OKU Timur berjalan di genangan banjir. ANTARA/HO-BPBD Sumsel

tirto.id - Bencana banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel) meluas ke empat kecamatan yang merendam ribuan rumah penduduk di wilayah setempat.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pendataan tercatat sebanyak 1.359 rumah warga OKU Timur terendam banjir.

"Banjir meluas ke empat kecamatan meliputi Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III dan Belitang Mulya," katanya di Martapura, Sumsel, Sabtu (10/1/2026) dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, banjir di Kecamatan Belitang II merendam sebanyak 871 rumah warga yang tersebar di delapan desa dan 101 rumah di enam desa di Kecamatan Belitang III.

Kemudian, 261 rumah warga di empat desa Kecamatan Semendawai Suku III dan 126 rumah di lima desa di Kecamatan Belitang Mulya juga terdampak banjir.

"Total sebanyak 1.359 rumah warga di 23 desa yang tersebar di empat kecamatan tersebut yang terdampak bencana alam," ungkapnya.

Menurut Sudirman, banjir disebabkan hujan deras yang menimbulkan luapan air sungai di wilayah tersebut hingga merendam pemukiman warga.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun bencana alam mengganggu aktivitas masyarakat karena rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter hingga 1,5 meter.

Menyikapi bencana alam tersebut, pihaknya menerjunkan personel untuk bergerak menuju lokasi guna melakukan kaji cepat lintas sektor.

"Kondisi saat ini banjir sudah berangsur surut. Namun, ada juga sebagian wilayah yang masih tergenang," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Sudirman, personel BPBD Sumsel dan BPBD OKU Timur saat ini masih siaga di lokasi banjir guna mengantisipasi bencana susulan.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Siti Fatimah