Menuju konten utama

Baku Tembak di Belanda: 34 Orang Ditangkap, Diduga soal Narkoba

Sekelompok orang terlibat baku tembak pada sebuah desa di Belanda. Insiden ini diduga berkaitan dengan penyelundupan narkoba terkait bos Si Gendut Jos.

Baku Tembak di Belanda: 34 Orang Ditangkap, Diduga soal Narkoba
Ilustrasi Senjata api. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Satu orang dilaporkan tewas terbunuh dalam baku tembak di Belanda pada Selasa (1/8/2026). Pihak kepolisian setempat kemudian menangkap 34 orang lainnya. Penembakan ini diduga terkait dengan aktivitas penyelundupan narkoba.

Menukil The Guardian, baku tembak itu terjadi pada Selasa dini hari di Overasselt, sebuah desa dekat perbatasan dengan Jerman. Sekitar pukul 04.00 waktu setempat, sekelompok orang mencurigakan disebut mendatangi sebuah rumah di Overasselt.

Kelompok ini disebut terdiri dari sedikitnya 30 orang. Mayoritas dari mereka mengenakan penutup kepala dan membawa senjata api. Begitu sampai di lokasi kejadian, kelompok mencurigakan ini langsung terlibat baku tembak.

Pihak kepolisian kemudian datang ke lokasi di tengah baku tembak yang sedang berlangsung. Mereka turut menjadi sasaran tembak begitu tiba di sana.

Imbasnya, satu orang laki-laki berusia 51 tahun ditemukan tewas terbunuh. Ia kemudian diidentifikasi sebagai petugas keamanan.

Sementara itu, dua personel polisi mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Pihak kepolisian tak merinci detail luka yang dialami personelnya, namun mereka sampai harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Dalam laporan AP, video rekaman CCTV yang dirilis De Telegraaf menunjukkan sekitar 30 orang bersenjata berjalan di jalanan. Mayoritas dari mereka mengenakan topeng ski. Setelah melakukan baku tembak, mereka tampak melarikan diri.

Wali kota setempat, Joerie Minses, menyebut insiden tersebut sebagai “bentuk kekerasan ekstrem yang sama sekali tidak dapat diterima”. Ia juga menyebut bahwa para penduduk terguncang akibat peristiwa itu.

Insiden itu kemudian memicu pengejaran besar-besaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Seturut NL Times, terdapat 34 orang yang ditangkap dalam kurun waktu 13 jam di berbagai lokasi berbeda.

Puluhan orang yang ditangkap terdiri dari warga negara Belanda, Belgia, Prancis, dan Aljazair. Mereka kini didakwa atas kasus pembunuhan, percobaan pembunuhan, konspirasi untuk melakukan aksi kriminal, dan persiapan aksi penculikan.

Sementara itu, media lokal mengaitkan insiden baku tembak itu dengan kelompok penyelundup narkoba pimpinan Jos Leijdekkers atau yang dikenal sebagai Bolle Jos atau Si Gendut Jos. Ia merupakan salah satu buron narkoba paling dicari di Belanda karena keterlibatannya dalam penyelundupan kokain.

Surat kabar The Het Parool menyebut baku tembak ini merupakan buntut dari konflik seputar penyelundupan ratusan kilogram kokain oleh kelompok Si Gendut Jos.

Sementara itu, kepala kejaksaan setempat, Monique Vinkesteijn, menyebut rumah tempat baku tembak terjadi di Overasselt terkait dengan “konflik lama”. Meski begitu, Vinkesteijn tak merinci konflik tersebut dan hanya menjelaskan bahwa para pihak yang tertangkap terafiliasi dengan kelompok kriminal trans-nasional.

Persoalan terkait penyelundupan kokain dalam beberapa dekade terakhir memang terus berkembang di Belanda. Negara itu bahkan dianggap telah menjadi pangkalan distribusi kokain di Eropa oleh kelompok-kelompok kriminal. Imbas hal tersebut, kasus kekerasan antar-geng kriminal di Belanda mencatatkan pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar