Menuju konten utama

Bakom soal Tuntutan MBG Disetop: Salah Besar, Itu Janji Kampanye

Qodari menekankan kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 merupakan legitimasi rakyat bagi pemerintah untuk merealisasikan janji kampanye, salah satunya MBG.

Bakom soal Tuntutan MBG Disetop: Salah Besar, Itu Janji Kampanye
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari bersiap memberikan keterangan pers terkait pembaruan PHTC, peningkatan kualitas RSUD, serta penguatan perlindungan pekerja dan kepastian hukum ketenagakerjaan di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Muhammad Qodari menyatakan Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Buruh di Monas, Jakarta, pada Jumat (1/5) sebagai komitmen pemerintah untuk menjawab aspirasi pekerja melalui kebijakan nyata. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa pemerintah Presiden Prabowo Subianto akan tetap menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program tersebut, menurut Qodari, dipastikan terus berjalan karena merupakan mandat langsung dari rakyat melalui hasil pemilu.

"Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu karena itu justru janji kampanyenya," tegas Qodari dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Qodari menjelaskan, program MBG merupakan bagian dari visi, misi, dan kontrak politik yang telah dipaparkan Prabowo kepada masyarakat saat pemilihan presiden dua tahun lalu.

Kemenangan Prabowo dalam kontestasi tersebut dinilai sebagai legitimasi rakyat bagi pemerintah untuk merealisasikan janji kampanyenya.

"Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," jelas Qodari.

Ia menambahkan, program MBG dirancang sebagai solusi atas permasalahan stunting dan pemenuhan gizi anak, ibu hamil, serta balita di Indonesia.

Meskipun implementasinya menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Qodari menegaskan bahwa menghentikan program bukan merupakan langkah yang tepat.

Terkait adanya kritik, Qodari memastikan pemerintah tetap membuka ruang diskusi dan menerima masukan guna memperbaiki tata kelola program agar berjalan lebih efektif.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dari setiap kebijakan prioritas yang dicanangkan.

Selain MBG, Qodari menyebutkan sejumlah kebijakan strategis lain yang sedang dijalankan seperti upaya menertibkan ekspor sumber daya alam guna meningkatkan penerimaan negara, serta perluasan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR).

Seluruh kebijakan tersebut, kata Qodari, merupakan bagian dari strategi besar transformasi bangsa untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk menuntaskan program-program tersebut selama masa jabatannya.

"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," tutur dia.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher