tirto.id - Di tengah kampanye pencaplokan Greenland, Amerika Serikat (AS) telah memesan kapal pemecah es dari Finlandia sejak Oktober 2025. Pemesanan kapal pemecah es ini dilakukan Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump. Total ada 11 kapal pemecah es yang akan dioperasikan AS kelak.
Menukil BBC, empat dari 11 kapal pemecah es akan dioperasikan oleh US Coast Guard (komando penjaga garis pantai). Sementara itu, tujuh sisanya akan dijadikan unit kapal patroli keamanan kawasan Arktik.
Pemesanan kapal ini lalu dikaitkan banyak pihak sebagai salah satu upaya Trump untuk mencaplok Greenland. Ia diduga tengah menyiapkan armada khusus untuk berlayar di Greenland.
isu keterkaitan tersebut muncul karena Trump tidak mengindahkan hukum AS dalam pemesanan kapal pemecah es ini. Seturut hukum AS, pembuatan kapal angkatan laut dan penjaga pantai harus dilakukan di dalam negeri.
Akan tetapi, pemesanan empat kapal pemecah es untuk US Coast Guard diproduksi oleh Finlandia. Trump menggunakan dalih keamanan nasional demi memuluskan pemesanan ini pada Oktober lalu.
Pemilihan Finlandia sebagai mitra juga disebut banyak pihak sebagai langkah strategis Trump untuk menyaingi kapal serupa yang dimiliki Rusia. Finlandia merupakan perancang 80 persen kapal pemecah es yang beroperasi di dunia saat ini, menjadikannya yang pertama dalam industri kapal pemecah es.
Keunggulan Kapal Pemecah Es Finlandia
Kapal pemecah es Finlandia dikenal unggul tak hanya dari teknologi yang dipasang pada setiap unitnya. Keunggulan juga tercermin dari status Finlandia sebagai salah satu negara yang paling membutuhkan kapal pemecah es di dunia.
Presiden perusahaan milik negara Finlandia Arctia, Maunu Visuri, mengungkapkan bahwa negaranya memerlukan kapal pemecah es selama musim dingin.
"Finlandia adalah satu-satunya negara di dunia di mana semua pelabuhan mungkin membeku selama musim dingin," tuturnya kepada BBC.
Kebutuhan akan kapal pemecah es itu makin meningkat bagi Finlandia karena 97 persen aktivitas ekspor mereka menggunakan laut sebagai jalurnya. Kapal-kapal ini mampu menembus lautan yang tertutup es padat dan semua pelabuhan di sana membeku saat musim dingin. Alur yang dihasilkan kapal cukup rapi pada permukaan air beku.
Visuri menyebut kapal pemecah es sebagai hal yang "benar-benar dibutuhkan bagi Finlandia". Oleh karenanya, terus mengembangkan teknologi mereka ini untuk menjawab tantangan alam di sana.
Kepala eksekutif Aker Arctic Technology, Mika Hovilainen mengatakan bentuk kapal pemecah es juga penting dalam pembuatannya. Kapal mesti didesain agar membuka jalur es bukan dengan memotong atau mengirisnya.
"Anda harus memiliki bentuk lambung yang memecah es dengan menekuknya ke bawah," ungkap Hovilainen.
Sementara itu, detail teknologi yang terpasang pada kapal pesanan AS sendiri kini belum dirilis. Beberapa di antaranya dilaporkan masih berada dalam tahap pengembangan.
Akan tetapi, kepemilikan kapal pemecah es oleh AS dipandang sebagai upaya ekspansi militer dan ekonomi Negara Paman Sam itu di kawasan Arktik.
Hal tersebut tak terlepas dari situasi pemanasan global yang terus menggerus lapisan es kawasan Arktik. Keadaan ini membuat eksplorasi dan ekstraksi minyak serta gas di kawasan tersebut lebih mudah dilakukan.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































