Arti Physical Distancing dan Social Distancing, Apa Perbedaannya?

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 26 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Physical distancing adalah istilah pengganti untuk social distancing, yang sama-sama bertujuan mencegah coronavirus.
tirto.id - Presiden Joko Widodo menekankan physical distancing untuk penanganan dan pencegahan virus corona COVID-19 di Indonesia. Physical distancing bisa diterjemahkan dengan jaga jarak atau jaga jarak aman dan disiplin untuk melaksanakannya, demikian seperti dikutip dari situs web Sekretariat Kabinet.

"Jaga jarak ini bukan hanya berlaku di tempat umum, tetapi juga berlaku di seluruh rumah tangga di setiap keluarga. Karena diantara keluarga belum tentu semuanya itu negatif, belum tentu seluruh anggota keluarga itu aman dari Virus Korona ini,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, menyampaikan hasil rapat dengan Jokowi.

Istilah physical distancing ini tak hanya diterapkan di Indonesia, tetapi juga di Kanada. Para ahli kesehatan dan politikus Kanada telah mendesak warga untuk menjaga jarak fisik satu sama lain dan tinggal di rumah sesering mungkin untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona.

Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan, tidak ada toleransi bagi mereka yang menentang perintah physical distancing dan bahwa pemerintah dapat memperkenalkan langkah-langkah untuk menegakkan peringatan kesehatan.

"Anda semua berpikir Anda tidak kelihatan. Anda salah. Sudah cukup,” katanya dalam pidatonya di depan warga Kanada dari Rideau Cottage, tempat ia diisolasi. "Pulang dan tinggal di rumah."

Wakil Perdana Menteri Chrystia Freeland dan kepala petugas kesehatan masyarakat Dr. Theresa Tam menggemakan physical distancing selama konferensi pers tingkat menteri tak lama setelah Trudeau berbicara dengan para wartawan.

"Warga Kanada harus mempraktikkan jarak sosial dan fisik," desak Freeland.

"Itu berarti tinggal di rumah kecuali jika Anda melakukan pekerjaan penting seperti menjaga toko bahan makanan, staf apotek staf dan memberikan perawatan medis," demikian seperti dikutip Global News Canada.

Apa Itu Physical Distancing?


Physical distancing semakin banyak digunakan untuk membantu orang memahami apa yang perlu mereka lakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kami mulai dengan istilah 'jarak sosial' [social distancing] dan saya pikir beberapa orang tidak mengerti apa artinya itu, dan mereka khawatir hal itu dapat menyebabkan isolasi sosial," kata Dr. Jeff Kwong, spesialis penyakit menular dan profesor di Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas di University of Toronto.

"Jadi kami merasa bahwa mungkin kami harus benar-benar menggunakan istilah 'jarak fisik', karena ini benar-benar tentang terpisah secara fisik, dan secara sosial kita perlu tetap bersatu - tetapi hanya dengan cara virtual," ujarnya.

Seperti yang dikatakan Freeland dalam konferensi pers, menjaga jarak secara fisik berarti tetap berada di dalam rumah kecuali Anda harus pergi bekerja atau membeli bahan makanan. Pejabat kesehatan menekankan, isolasi dari orang lain adalah cara untuk mencoba membatasi penyebaran COVID-19.

Kwong mengatakan jarak fisik sangat penting dalam membantu mencegah penyebaran COVID-19. Jika orang terus menentang perintah, itu akan memiliki efek yang menghancurkan, katanya.

“Jika orang tidak melakukan ini, kami akan terus melihat semakin banyak kasus, dan kemudian rumah sakit kami dipenuhi dan orang-orang akan mati karena tidak ada tempat tidur yang cukup atau cukup ventilator,” katanya.

Suzanne Sicchia, seorang profesor di Pusat Interdisipliner untuk Kesehatan dan Masyarakat di University of Toronto mengatakan, memerangi wabah COVID-19 adalah sesuatu yang semua orang perlu menjadi bagian darinya.

Manusia adalah makhluk sosial, katanya, jadi penting bagi kita untuk memikirkan kewajiban untuk saling membantu melewati wabah ini.

“Kami ingin dan perlu mendorong hal-hal seperti solidaritas sosial, kerja sama sosial dan tanggung jawab sosial,” kata Sicchia.

“Ini adalah inti dari tindakan yang telah diminta atau diminta untuk dilakukan untuk membantu meratakan kurva dan melindungi mereka yang berisiko terbesar dari komplikasi serius atau kematian. ... Mengubah bahasa kita dari 'jarak sosial' ke 'jarak fisik' adalah upaya beberapa orang untuk menangkap dan mengomunikasikan semua ini dengan lebih jelas," ujarnya.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight