Menuju konten utama

Apakah Operasi Lilin Nataru 2025/2026 Menilang? Cek Aturannya

Ingin tahu apakah Operasi Lilin Nataru 2025/2026 akan menilang pengendara? Temukan penjelasan resminya di sini.

Apakah Operasi Lilin Nataru 2025/2026 Menilang? Cek Aturannya
Rangkaian Kereta Inspeksi memasuki Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/12/2025). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengerahkan dua Kereta Inspeksi di jalur utara dan jalur selatan untuk memeriksa dan memastikan kesiapan sarana dan prasarana kereta menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nym.

tirto.id - Korlantas Polri saat ini mulai menyiapkan Operasi Lilin 2025 untuk mengamankan arus mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apakah polisi akan menilang dalam operasi ini?

Operasi Lilin Nataru 2025/2026 akan berlangsung pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utama Operasi Lilin tahun ini meliputi jalur tol Trans Jawa dan Trans Sumatra, jalur arteri, kawasan wisata, serta simpul-simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun besar.

Sejumlah rekayasa lalu lintas seperti one way, contra flow, dan ganjil-genap akan diterapkan secara situasional sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan work from anywhere (WFA) pada 22–24 Desember untuk mengurangi kepadatan kendaraan pada masa puncak mudik.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi dua kali, yaitu 20 Desember dan 24 Desember 2025. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026.

Apakah Operasi Lilin Nataru 2025/2026 Menilang?

Operasi Lilin merupakan operasi pengamanan rutin yang digelar Polri setiap tahun untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.

Meski sering disamakan dengan operasi penindakan pelanggaran lalu lintas seperti Operasi Zebra, karakter Operasi Lilin sebenarnya berbeda.

Berdasarkan informasi dari Korlantas Polri dan referensi kepolisian sebelumnya, Operasi Lilin bukan operasi yang fokus pada penilangan atau razia kendaraan.

Prioritas utama Operasi Lilin adalah pengamanan, bukan penindakan. Polisi lebih menitikberatkan pada:

  • Pengaturan lalu lintas di titik rawan macet
  • Pengamanan pusat perbelanjaan, rumah ibadah, kawasan wisata
  • Pengelolaan arus mudik dan balik
  • Penempatan personel di pusat transportasi (bandara, terminal, pelabuhan, stasiun)
Namun, bukan berarti tidak ada penindakan sama sekali. Pada Operasi Lilin Nataru 2025/2026, Polri juga menyiagakan teknologi terbaru, termasuk ETLE Drone Patrol Presisi. Teknologi ini digunakan untuk memonitor lalu lintas dan mendeteksi pelanggaran secara digital, seperti:

  • Melawan arus
  • Tidak memakai helm
  • Menggunakan ponsel saat berkendara
  • Pelanggaran marka dan rambu
Jika pelanggaran tertangkap kamera ETLE, surat tilang elektronik dapat tetap dikirimkan, meskipun Operasi Lilin bukan jenis operasi razia.

Titik Operasi Lilin Nataru 2025/2026

Operasi Lilin dirancang untuk memastikan arus lalu lintas nasional tetap aman, lancar, dan nyaman, sekaligus menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Nataru di seluruh Indonesia.

Pada pelaksanaan Operasi Lilin, fokus pengamanan diarahkan ke empat titik utama, yakni jalur tol Trans Jawa dan Trans Sumatra, jalur arteri dan kawasan wisata, serta simpul transportasi seperti terminal, bandara, pelabuhan, dan stasiun besar.

Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan diterapkan sesuai volume kendaraan, mulai dari one way, contra flow, hingga manajemen rest area untuk menghindari kepadatan di jalur padat seperti Tol Jakarta–Cikampek, Cipali, hingga menuju Semarang dan Surabaya.

Pemantauan akan dilakukan secara real time melalui ETLE mobile, CCTV, dan Command Center Korlantas.

Untuk jalur arteri, antisipasi diberlakukan di titik-titik yang identik dengan kemacetan dan kawasan wisata favorit seperti Puncak Bogor, Lembang, Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali, dan destinasi lainnya.

Skema buka-tutup jalan, rekayasa rute, serta ganjil-genap dipersiapkan untuk mengatur lonjakan wisatawan.

Pada malam Natal, fokus pengamanan diarahkan ke gereja dan rumah ibadah dengan prosedur sterilisasi menggunakan unit Gegana dan K-9 sebagai bentuk pengamanan total sekaligus upaya menjaga suasana perayaan tetap kondusif dan aman.

Jangan lewatkan update lengkap mengenai rekayasa lalu lintas, jadwal libur, tips perjalanan aman, hingga kebijakan terbaru dari pemerintah dan kepolisian. Klik tautan berikut untuk membaca artikel-artikel lainnya tentang Nataru 2026.

Baca juga artikel terkait NATARU 2026 atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra