Menuju konten utama

Apakah Malam Ini Masih Ada Fenomena Strawberry Moon?

Fenomena langka Strawberry Moon muncul di langit pada Rabu, 11 Juni 2025. Bagaimana dengan malam ini?

Apakah Malam Ini Masih Ada Fenomena Strawberry Moon?
Warga mengambil gambar fenomena bulan purnama penuh stroberi yang terlihat di langit Malang, Jawa Timur, Kamis (12/6/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Mada/bar

tirto.id - Fenomena Strawberry Moon telah terjadi pada Rabu, 11 Juni 2025. Bagaimana dengan hari ini? Apakah Strawberry Moon masih bisa dinikmati?

Seperti diberitakan India Times, fenomena langka Strawberry Moon akan terlihat di langit mulai Selasa, 10 Juni hingga Kamis, 12 Juni 2025. Di Indonesia, fenomena ini mulai terlihat kemarin, saat matahari mulai terbenam hingga malam hari.

Yang membuat fenomena ini istimewa dan harus dinikmati adalah kemungkinan Strawberry Moon baru akan terjadi kembali di tahun 2043. Itu berarti perlu waktu 18 tahun lagi untuk menyaksikan keindahannya.

Apa itu Strawberry Moon?

Jika ditanya apakah Strawberry Moon adalah bulan berbentuk seperti buah stroberi atau berwarna merah menyala seperti buah itu, jawabannya tidak. Strawberry Moon masih berwarna kuning mendekati oranye, tetapi terlihat lebih merah muda karena pantulan dari atmosfer bumi.

Fenomena Strawberry Moon terjadi karena bertepatan dengan posisi bulan yang terlihat sangat rendah di langit. Ini dikarenakan orbit bulan mencapai titik terjauh dari ekuator langit. Karenanya, bulan tampak lebih besar dan berwarna kemerahan saat terbit atau terbenam.

PenamaanStrawberry Moon menurut laman Time sebenarnya adalah tanda jika bulan Juni adalah waktu untuk memanen stroberi. Suku-suku asli Amerika lainnya menyebut fenomena bulan ini sebagai Hot Moon dan Blooming Moon, untuk menyambut datangnya musim semi.

Orang Eropa menjuluki fenomena Strawberry Moon sebagai Rose Moon, ada juga yang menyebutnya Honey Moon, karena biasanya di bulan Juni, masyarakat Eropa dahulu bisa memanen madu pertama kalinya dalam setahun.

Fenomena Langit Lain di Tahun 2025

Jika tidak sempat untuk menikmati fenomena Strawberry Moon kemarin, jangan khawatir karena masih ada fenomena langit lain yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025 ini.

Menurut laman Earth Sky, fenomena bulan yang patut ditunggu adalah gerhana bulan total yang diperkirakan akan terjadi pada 7 September 2025. Gerhana bulan total adalah fenomena saat matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus, semua permukaan bulan masuk ke dalam bayangan inti bumi, sehingga cahaya matahari tidak bisa langsung mengenai permukaan bulan.

Sebelumnya, gerhana bulan total sudah terjadi di tahun ini tepatnya di tanggal 13-14 Maret kemarin. Gerhana bulan aman disaksikan dengan mata telanjang manusia.

Setelah gerhana bulan total, di bulan September 2025 juga diperkirakan akan terjadi gerhana matahari sebagian yakni pada tanggal 21 September 2025. Berbeda dengan gerhana bulan yang aman dilihat dengan mata telanjang, gerhana matahari sebagian tidak boleh dilihat secara langsung.

Jika ingin menyaksikannya, diharapkan untuk menggunakan kacamata khusus gerhana. Masyarakat juga bisa menggunakan teleskop yang didesain khusus untuk mengamati gerhana matahari.

Baca juga artikel terkait STRAWBERRY MOON atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Elisabet Murni P