Menuju konten utama

Apakah Daftar SNBP 2026 Bisa Lintas Jurusan? Simak Aturannya

Pada seleksi SNBP 2026, siswa diperbolehkan untuk memilih prodi lintas jurusan. Simak aturan lengkapnya.

Apakah Daftar SNBP 2026 Bisa Lintas Jurusan? Simak Aturannya
Ilustrasi Pendaftaran SNPMB. foto/IStockphoto

tirto.id - Pemilihan program studi menjadi salah satu tahap penting yang wajib dipertimbangkan oleh calon mahasiswa dalam SNBP 2026. Lantas, apakah daftar SNBP 2026 bisa lintas jurusan? Simak aturan lengkapnya.

Tahap Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah memasuki fase registrasi akun siswa. Akun tersebut menjadi pintu utama dalam mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Akun SNPMB berfungsi sebagai identitas tunggal siswa untuk memilih jalur seleksi, kampus tujuan, hingga program studi yang dipilih.

Sebelum memutuskan memilih prodi tujuan, calon mahasiswa wajib menelaah aturan yang telah ditetapkan dalam pemilihan prodi dan perguruan tinggi negeri. Sebab, strategi pemilihan prodi akan berpengaruh pada rasionalisasi kelulusan.

Apakah Daftar SNBP 2026 Bisa Lintas Jurusan?

Pilihan program studi dalam SNBP 2026 telah diatur secara rinci. Seturut laman resmi SNPMB, jalur SNBP 2026 hanya diperuntukkan bagi siswa eligible di sekolah.

Pada jalur ini, kelulusan ditentukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi yang dimiliki oleh siswa. Perlu diketahui, jalur SNBP 2026 tidak bisa diikuti oleh lulusan gap year tahun 2024 dan 2025.

Komponen penilaian pada nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot nilai paling sedikit 50 persen. Kemudian, bobot nilai mata pelajaran pendukung, portofolio, dan/atau prestasi, paling banyak 50 persen. Kendati begitu, komposisi persentase kedua komponen tersebut ditetapkan oleh masing-masing PTN.

Pada jalur SNBP, siswa eligible diperbolehkan memilih prodi di di PTN Akademik, dan/atau PTN Vokasi. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN. Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Apabila memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Dalam hal ini, siswa dapat mengetahui daftar program studi yang dibuka dan daya tampung SNBP pada sub menu laman SNPMB.

Pada seleksi SNBP 2026, siswa diperbolehkan untuk memilih prodi lintas jurusan. Hal ini sejalan dengan prinsip multidisiplin yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka. Dalam kurikulum tersebut, fokus penilaian tidak lagi hanya pada rumpun ilmu tertentu (IPA/IPS/Bahasa), melainkan pada potensi dan kompetensi holistik siswa.

Meskipun bisa memilih lintas jurusan, penilaian SNBP akan sangat dipengaruhi oleh mata pelajaran (mapel) pendukung. Setiap prodi memiliki mapel spesifik. Nilainya akan diambil dari rapor siswa dengan bobotnya hingga 50 persen.

Sebagai contoh, siswa dengan peminatan IPA ingin masuk ke prodi Akuntansi. Dalam konteks ini, nilai mapel Ekonomi atau Matematika sebagai mata pelajaran pendukung prodi Akuntansi akan menjadi indikator utama dalam penilaian tersebut.

Dengan begitu, siswa perlu memastikan nilai mapel Ekonomi atau Matematika yang dimiliki harus lebih tinggi dibanding mapel lainnya.

Tak hanya itu, Tim Penanggungjawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah menetapkan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi syarat masuk PTN melalui SNBP 2026. TKA berperan sebagai validator nilai siswa yang terdaftar dalam kuota sekolah.

Berikut rincian aturan pemilihan prodi dan komponen penilaian dalam SNBP 2026:

  • Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, dan/atau PTN Vokasi.
  • Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.
  • Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  • Jika memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya.
  • Komponen nilai rapor seluruh mata pelajaran, paling sedikit 50 persen.
  • Komponen nilai rapor paling banyak 2 mata pelajaran pendukung Program Studi yang dituju, portofolio, dan/atau prestasi, paling banyak 50 persen.
Pembaca yang ingin mengakses artikel SNPMB 2026 atau artikel lainnya dapat membuka tautan yang ada di bawah ini:

Link Artikel tentang SNPMB 2026

Baca juga artikel terkait SNBP 2026 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo