tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Bibit Siklon 91S yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung kini telah berkembang menjadi Siklon Tropis Bakung. Apa itu Siklon Tropis Bakung dan terjadi di mana saja?
Siklon Tropis Bakung terbentuk sejak Jumat (12/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Siklon ini memiliki angin kencang dengan kecepatan sekitar 65 km per jam dan diperkirakan akan semakin kuat hingga mencapai 100 km per jam.
Apa Itu Siklon Tropis Bakung & Terjadi di Mana Saja?
Siklon Tropis Bakung adalah badai besar di Samudra Hindia yang terbentuk dari kumpulan awan hujan dengan angin sangat kencang yang berputar mengelilingi pusat tekanan udara rendah.
Meski kecepatan angin pada Siklon Tropis Bakung mencapai 100 km per jam, arah pergerakannya menjauh dari wilayah Indonesia, sehingga tidak akan menghantam daratan secara langsung.
Walaupun bergerak menjauh, dampak tidak langsungnya tetap bisa dirasakan masyarakat Indonesia. Dampak tersebut berupa hujan sedang hingga lebat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi.
Wilayah yang perlu lebih waspada antara lain:
Cuaca Ekstrem:
- Bengkulu
- Lampung
- Samudera Hindia barat Lampung
- Samudera Hindia barat Bengkulu
- Samudera Hindia barat Kep. Nias
- Samudera Hindia barat Kep. Mentawai
Selain itu, BMKG juga memantau Bibit Siklon 93S di selatan Bali dan Nusa Tenggara. Bibit ini diperkirakan belum menjadi siklon tropis dan peluangnya masih rendah, namun tetap bisa memicu cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah, antara lain:
Cuaca Ekstrem:
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Samudera Hindia selatan Jawa Timur
- Selat Lombok bagian selatan
- Samudera Hindia selatan Bali
- Selat Badung
- Selat Bali bagian selatan
- Samudera Hindia selatan NTB
- Selat Alas bagian selatan
- Samudera Hindia selatan Jawa Barat
- Samudera Hindia selatan Jawa Tengah
- Perairan Sukabumi - Cianjur
- Perairan Garut - Pangandaran
- Perairan Cilacap
- Perairan Kebumen - Purworejo
- Perairan Yogyakarta
- Perairan selatan Jawa Timur
- Selat Sunda bagian selatan
- Samudera Hindia selatan P. Sumba - P. Sabu
- Bali
- Jawa Timur
Masyarakat pesisir dan nelayan juga disarankan menunda melaut jika kondisi gelombang tinggi. BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon 93S secara real-time.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































