Menuju konten utama

Anies Janji Hapus Aturan Batas Usia Pelamar Kerja & Beasiswa

Salah satu cara Anies untuk memberantas diskriminasi umur adalah dengan menegakkan UU Ketenegakerjaan.

Anies Janji Hapus Aturan Batas Usia Pelamar Kerja & Beasiswa
Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan saat tiba di Lampung untuk berkampanye, Minggu (14/1/2024). (Tirto.id/Ayu Mumpuni)

tirto.id - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menanggapi mengenai ketentuan aturan batas usia bagi para pekerja dan penerima beasiswa. Menurutnya, aturan tersebut diskriminatif dan dia berjanji akan mengubahnya bila terpilih menjadi presiden.

"Kami tidak setuju dengan pembatasan usia, ini Insya Allah kami ubah aturannya. Sehingga negeri dan swasta akan memiliki aturan yang sama," kata Anies saat berorasi dalam acara 'Desak Anies' di Kota Ambon, Maluku, Senin (15/1/2024).

Anies beralasan bahwa orang-orang yang sudah berusia tua patut dipertimbangkan untuk menerima kesempatan baru baik di bidang pekerjaan maupun pendidikan. Dia menilai orang-orang yang sudah tua memiliki kelebihan dari segi pengalaman.

"Bapak dan ibu, kalau ibu atau bapak mencari pengalaman, maka bapak ibu cari orang tua yang sudah berpengalaman. tapi kalau bapak ibu rekrut saya, saya akan memberikan masa depan pada bapak ibu sekalian," kata Anies.

Menurutnya, anak muda perlu pembinaan dengan orang tua, sebagai teman-teman dan pembinaan saat rekrutmen.

"Anak muda menawarkan masa depan, orang tua menceritakan masa lalu. Anak muda belum punya masa lalu, yang dia punya adalah masa depan," kata dia.

Salah satu cara Anies untuk memberantas diskriminasi umur adalah dengan menegakkan UU Ketenegakerjaan.

"Ini ada aturannya, UU Ketenagakerjaan mengatakan bahwa setiap tenaga kerja di atas usia 18 tahun, maka berhak mendapatkan pekerjaan tanpa diskriminasi. itu yang akan kita terapkan," kata Anies.

Selain melarang diskrimanasi umur, dia juga meminta agar tidak ada pelarangan bagi etnis, dan agama tertentu. Selain atribut keagaamaan dan suku tertentu juga harus diijinkan dan tidak boleh dilarang saat bekerja.

"Kita tidak boleh ada blacklist atau larangan pada kelompok etnis tertentu, larangan kepada mereka yang menggunakan pakaian sesuai keyakinannya," kata dia.

Baca juga artikel terkait ANIES-MUHAIMIN atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto