Anies Baswedan akan Cek Keaktifan Sesar Baribis di Selatan Jakarta

Penulis: - 25 Jun 2022 11:42 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengecek keaktifan Sesar Baribis di selatan Jakarta.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengecek keaktifan Sesar Baribis di selatan Jakarta. Hal itu mengacu keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dirilis Jumat (24/6).

"Nanti akan saya cek kembali," kata Anies di kawasan Cilandak Barat, Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (25/6/2022).

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membenarkan Sesar Baribis di selatan Jakarta terbukti aktif dengan estimasi laju geser mencapai sekitar 5 milimeter per tahun.

"Selain itu keaktifan sesar ini didukung hasil monitoring peralatan sensor seismograf BMKG di mana terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar, meskipun dalam magnitudo kecil 2,3 – 3,1," ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/6/2022).

Daryono mengatakan hasil kajian tersebut tentu sangat valid karena didukung dengan data gempa hasil monitoring BMKG dan data primer hasil observasi lapangan oleh tim peneliti menggunakan peralatan mutakhir didukung dengan metoda yang sahih.

"Tentu BMKG sangat mengapresiasi hasil kajian ini, karena memberi sumbangan penting untuk melengkapi peta sumber dan bahaya gempa bumi di Indonesia. Terpenting lagi temuan itu dapat menjadi rujukan mitigasi gempa bumi di sepanjang jalur sesar Baribis dan sekitarnya seperti kota besar Bekasi, Bogor dan Jakarta," kata dia.

Daryono mengatakan struktur Sesar Baribis diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 km. Tetapi jalur sesar ini tampaknya tidak menerus sebagai satu kesatuan sesar tetapi bersegmen-segmen yang masing-masing segmen memiliki panjang yang bervariasi. Sehingga masih perlu ada kajian lebih lanjut untuk mendetailkan lagi segmen-segmen sesar ini.


Dia membenarkan jalur sesar tersebut melintas di selatan Jakarta sebagai segmen Jakarta, di samping segmen yang berada di sebelah timur yang dapat disebut sebagai segmen Bekasi - Purwakarta, sehingga dapat dikatakan Jakarta bagian selatan rentan dilanda gempa bumi.


"Tentu saja, dengan keberadaan jalur sesar aktif ini maka berpotensi terjadi gempa. Jika mencermati data gempa hasil monitoring BMKG tampak segmen selatan Jakarta ini memang belum menunjukkan aktivitas gempa, tetapi hasil kajian menunjukkan adanya tingkat kompresi yang tinggi, yang diduga terkait dengan area yang terkunci. Ini yang patut diwaspadai," kata dia.




Baca juga artikel terkait SESAR BARIBIS atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight