Alasan di Balik Pembelian BBM Subsidi Lewat MyPertamina

Reporter: Dwi Aditya Putra - 28 Jun 2022 11:35 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pertamina mengambil inisitif menggunakan aplikasi MyPertamina untuk pembelian BBM subsidi agar penyaluran tepat sasaran.
tirto.id - PT Pertamina (Persoro) akan melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar untuk kendaraan roda empat ke atas lewat aplikasi MyPertamina. Pendaftaran sendiri mulai dilakukan melalui website https://subsiditepat.mypertamina.id pada 1 Juli 2022

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengungkapkan, salah satu alasan Pertamina mengambil inisiatif tersebut lantaran menemukan banyak penyaluran di lapangan tidak tepat sasaran. Dia menuturkan jika tidak ada aturan berpotensi kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak tercukupi.

"Untuk memastikan mekanisme penyaluran makin tepat sasaran, maka Pertamina Patra Niaga berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina," ujarnya di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Penyaluran BBM subsidi, menjadi satu amanah yang diberikan kepada Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat. Sebagai BBM bersubsidi, penyaluran Solar dan Pertalite penugasan ini diatur oleh regulasi, antara lain Peraturan Presiden No 191/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No 4/2020.

"Dalam menyalurkan BBM subsidi ada aturannya, baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari sisi segmentasi penggunanya," jelasnya.

Saat ini segmen pengguna Solar subsidi ini sudah diatur. Sedangkan Pertalite segmentasi penggunanya masih terlalu luas. Oleh karena itu, sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, pihaknya patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah.



Baca juga artikel terkait MYPERTAMINA atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight