tirto.id - Sebanyak 40 orang hingga saat ini masih dinyatakan hilang akibat bencana hidrometeorologi pada 27 November 2025 di Provinsi Sumatra Utara (Sumut).
Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatra Utara menyebutkan orang yang dinyatakan hilang itu tersebar pada empat dari 20 kabupaten/kota di Sumut.
Pusdalops merinci, 40 orang hilang itu, tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara dua orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 33 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan empat orang dan Kabupaten Humbang Hasundutan satu orang.
Sementara, lima orang luka tersebar di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Data merupakan update 2 Februari 2026 pukul 17.00 WIB," ujar Sri Wahyuni, dilansir dari Antara, Selasa (3/2/2026).
Data Pusdalops menyebut 20 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam, yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan dan Kota Sibolga.
Selain itu, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Kemudian, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal, serta Kabupaten Batubara.
Masuk tirto.id































