tirto.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan Presiden Prabowo Subianto secara simbolis bakal meresmikan penyerahan kunci rumah KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias rumah subisidi di Jawa Tengah dan di Jawa Timur.
Menurut dia, Prabowo akan meresmikan rumah subsidi di Jawa Tengah pada Juli 2026.
"Bulan Juli, kami sudah mengundang Bapak Presiden [Prabowo Subianto] untuk hadir di tempatnya Pak Gubernur Jawa Tengah, Pak Luthfi, di Batang untuk [meresmikan] 62.000 [rumah subsidi]," kata Maruarar saat rapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Lalu, Prabowo bakal meresmikan rumah subsidi di Jawa Timur pada Desember 2026.
"Kemudian, bulan Desember tahun ini, kita akan undang [Prabowp] ke Jawa Timur tempatnya [Gubernur Jawa Timur] Ibu Khofifah, [meresmikan] 71.000 [rumah subsidi]," lanjut dia.
Menurut Ara, Prabowo telah meresmikan penyerahan kunci 26.000 rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat, dan penyerahan kunci 50.000 rumah subsidi di Serang, Banten, pada 2025.
Ia mengklaim, jumlah rumah subsidi yang diresmikan pada tahun lalu memecahkan rekor sebagai peresmian penyerahan kunci rumah subsidi terbanyak selama sejarah RI. Ara lantas meyakini jumlah penyerahan kunci rumah subsidi di Jawa Tengah dan Jawa Timur nantinya akan kembali memecahkan rekor.
"Jadi, tahun lalu adalah rekor terbesar rumah subsidi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Nah, kita akan mengembangkan tahun ini supaya lebih memecahkan rekor lagi," ucap Ara.
Ia menambahkan, Kementerian PKP juga akan meresmikan peletakan batu pertama untuk pembangunan hunian berupa rumah susun di kawasan Meikarta, Jawa Barat, pada 8 Maret 2026. Katanya, akan ada 30 hektare berisikan 140.000 unit rusun di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kelak.
"Saya tanggal 8 Maret, paling lama, datang ke Meikarta untuk melakukan groundbreaking untuk sekitar 140.000 unit. Ya, kami sudah siapkan 30 hektare, tanahnya itu hibah," tutur Ara.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





































