Menuju konten utama

13 Orang Meninggal dalam Insiden Kapal Karam di Perairan Makassar

Kapal yang mengangkut 37 penumpang itu karam dihantam ombak.

13 Orang Meninggal dalam Insiden Kapal Karam di Perairan Makassar
(Ilustrasi) Petugas Basarnas Pekanbaru menyelam di sekitar lokasi karamnya kapal (Tugboat) Marcopolo 129 untuk mencari seorang ABK yang hilang di perairan sungai Siak Pekanbaru, Riau, Selasa (14/3). ANTARA FOTO/Rony Muharrman

tirto.id - Sebuah kapal penumpang yang mengangkut sekitar 37 orang karam di Pelabuhan Paotere, Perairan Makassar, Sulawesi Selatan, setelah dihantam ombak, Rabu (13/6/2018).

Atas insiden tersebut, ada 13 penumpang diketahui meninggal dunia. Sementara sisanya sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR.

"Perkembangan terbaru yang meninggal dunia itu 13 orang dan semua sudah ada di kamar jenazah RS Angkatan Laut," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Rabu (13/6).

Korban yang meninggal itu antara lain: Rita (31), Asriani (6), Marani (48), Marwah (42), Rahman (6), Dalima (46), Nio (50), Arsyam (1) yang semuanya ini ditemukan di sekitar pelabuhan Paotere.

Sedangkan lima korban lainnya yakni, Sitti Aminah (60), Rahmawati (8), Arini (30), Rusdiana (37) dan Suryani (35) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pulau Barrang Lompo.

Dicky mengatakan, korban tenggelam telah dirawat di dua rumah sakit yang berbeda, yakni RS Jala Ammari Angkatan Laut dan RS Jaury Akademis Makassar.

Ia mengatakan, kapal penumpang itu hanya mampu membawa belasan penumpang, namun tetap dipaksakan mengangkut puluhan orang.

Sehingga, ungkap Dicky, kapal dari arah Pulau Barrang Lompo itu karam dan tidak mampu sampai ke tujuan akhir di Pelabuhan Paotere.

"Kapal berlayar dari Pulau Barrang Lompo tujuan Pelabuhan Paotere. Tapi sedikit lagi sampai tujuan, kapal tenggelam karena dihantam ombak," katanya.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2018

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto