Menuju konten utama

12 Ribu Buruh Pabrik di Bekasi akan Jalani Tes Usap Massal

Pelaksanaan tes usap massal kepada 12 ribu pekerja pabrik masih menunggu kesiapan tempat isolasi terpusat.

12 Ribu Buruh Pabrik di Bekasi akan Jalani Tes Usap Massal
Warga mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 di kawasan Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

tirto.id - Sebanyak 12.000 pekerja pabrik di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat segera menjalani tes usap COVID-19 secara massal guna menekan sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona COVID-19.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Hendra Gunawan memastikan pelaksanaan tes usap massal kepada belasan ribu pekerja pabrik itu akan dilakukan dalam waktu dekat menunggu kesiapan tempat isolasi terpusat.

"Kami sedang menyiapkan lokasi isolasi terpusatnya karena dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus usai pelaksanaan swab test massal ini nanti," kata Hendra di Cikarang, Senin (30/11/2020) dilansir dari Antara.

Hendra mengatakan tes usap massal ini dilakukan mengingat 60 persen kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi berasal dari klaster sektor industri. "Dalam tahap pertama nanti, kami akan lakukan 12.000 tes usap massal selama 12 hari ke depan atau 1.000 tes per hari," katanya.

Kapolres Metro Bekasi itu berharap kegiatan tes usap massal ini mampu mendeteksi serta menjaring pekerja pabrik yang diketahui positif COVID-19 tanpa gejala.

Untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus positif COVID-19 akibat tes usap massal, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan 500 kamar di lokasi isolasi terpusat yang berlokasi di Wisma President University Jababeka, Jalan Ki Hajar Dewantara, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara.

Hendra mengatakan Wisma President University saat ini hanya menyediakan 60 kamar isolasi dari total kapasitas 1.000 kamar tidur.

"Wisma ini daya tampungnya bisa sampai 1.000 bed tapi baru disiapkan 60 kamar makanya akan ditambah minimal menjadi 500 kamar," katanya.

Pihaknya tengah melakukan pembersihan area isolasi, menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan termasuk jaringan internet agar para pasien bisa tinggal senyaman mungkin di lokasi tersebut.

Kegiatan pembersihan area isolasi hingga penyiapan ratusan tempat tidur baru itu dilakukan unsur Polres Metro Bekasi bersama Kodim 0509 serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

Rencananya, Wisma President University Jababeka ini mulai difungsikan pada tanggal 8 Desember 2020 mendatang dengan penambahan kapasitas tempat tidur baru.

"Semoga revitalisasi karantina ini akan menjadikan kasus COVID-19 semakin menurun. Jadi yang isolasi mandiri rencananya juga akan ditarik dan dikarantina di wisma ini secara terpusat," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto