Menuju konten utama

11 Pasien dalam Pengawasan di Tangerang Selatan Meninggal

Pemkot Tangerang Selatan mencatat total PDP yang meninggal menjadi 25.

11 Pasien dalam Pengawasan di Tangerang Selatan Meninggal
Petugas medis membawa pasien ke ruang isolasi saat simulasi penanganan pasien virus corona di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww.

tirto.id - Sebanyak 11 pasien dalam pengawasan (PDP) di Tangerang Selatan, Banten meninggal per Senin (6/4/2020). Pemkot Tangsel mencatat total PDP yang meninggal menjadi 25.

Sementara pasien yang meninggal karena positif COVID-19 bertambah satu orang sehingga total menjadi 36 kasus.

Namun tak ada penambahan jumlah pasien yang sembuh dari hari sebelumnya yakni masih 18 orang.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam keterangan tertulis meminta warga untuk disiplin menjaga jarak fisik (physical distancing). Ia juga mengimbau penerapan hidup pola bersih di dalam keluarga.

Sebelumnya, Airin juga menyampaikan mengenai perpanjangan masa tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga tanggal 29 Mei 2020 sesuai dengan keputusan pemerintah melalui Badan Nasional Penanggungan Bencana (BNPB).

Diakui Airin, merebaknya virus corona di Kota Tangerang Selatan karena kesadaran masyarakat dalam menjalankan imbauan pemerintah masih rendah. Misalnya saja, masih ada warga yang berkumpul di rumah makan.

"Kasus ini terus meningkat setiap waktu karena kesadaran kita belum tinggi. Kami imbau agar masyarakat disiplin untuk kesehatan kita semua," ujarnya.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan