Menuju konten utama

Wamensos Agus Jabo Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Majene

Wamensos Agus Jabo mendorong Pemkab Majene segera mematangkan persiapan lahan dan dokumen agar daerah tersebut masuk prioritas pembangunan Sekolah Rakyat.

Wamensos Agus Jabo Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Majene
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menerima audiensi Bupati Majene untuk membahas kesiapan Kabupaten Majene dalam mendukung program Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Kamis (11/3/2026). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama Bupati Majene Achmad Syukri membahas kesiapan program Sekolah Rakyat dalam audiensi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (11/3/2026).

Agus Jabo mendorong Pemerintah Kabupaten Majene mematangkan persiapan lahan dan menyiapkan sejumlah kebutuhan pendukung lainnya agar daerah itu dapat masuk daftar lokasi prioritas pembangunan Sekolah Rakyat pada 2026 atau tahun depan.

“Kalau bisa kita dorong tahun ini. Kalau belum memungkinkan, kita siapkan agar Majene bisa masuk prioritas tahun depan. Karena itu persiapannya harus mulai dari sekarang,” ujar Agus Jabo.

Ia menerangkan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat untuk menjadi instrumen pemutus mata rantai kemiskinan lewat jalur pendidikan.

“Kementerian Sosial mendapat perintah Presiden untuk membangun Sekolah Rakyat. Karena kami tahu tidak bisa bekerja sendiri, maka dibentuklah satgas bersama kementerian dan lembaga lain,” kata Wamensos.

Agus Jabo menekankan, Sekolah Rakyat secara khusus dibuka bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah ingin memastikan mereka mendapat akses pendidikan berkualitas, sekaligus pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan.

Menurut dia, pengalaman enam bulan mengelola Sekolah Rakyat memperlihatkan betapa beragamnya latar belakang para siswa, yang menghadirkan dinamika tersendiri dalam proses pembelajaran. Hal itu menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan pembekalan kecakapan vokasi harus berjalan seiring dengan pendidikan formal.

Merespons dorongan dari Wamensos tersebut, Bupati Majene Achmad Syukri menyatakan pemerintah daerahnya siap mendukung program Sekolah Rakyat.

“Pemkab Majene berkomitmen untuk menjadi bagian dari implementasi program Sekolah Rakyat,” ujar dia.

Achmad Syukri menambahkan, Kabupaten Majene yang mempunyai 8 kecamatan dengan populasi sekitar 192 ribu jiwa masih menghadapi persoalan anak putus sekolah. Karena itu, daerah ini memerlukan program seperti Sekolah Rakyat.

Pemkab Majene, kata dia, telah menyiapkan lahan 17 hektare di kawasan Sulai, Ulumanda, sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat. Sekitar 10 hektare lahan di antaranya memiliki kontur yang relatif datar sehingga layak menjadi tempat fasilitas pendidikan.

Agus Jabo pun mendorong Pemkab Majene segera melengkapi dokumen pendukung serta melanjutkan penyiapan lahan Sekolah Rakyat. “Tolong disiapkan,” pungkasnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis