Menuju konten utama

Wamen UMKM Dukung UMKM yang Fokus pada Bisnis Berkelanjutan

Bagaimana usaha kecil dan menengah di Indonesia bertransformasi menuju industri berkelanjutan? Berikut penjelasan Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza.

Wamen UMKM Dukung UMKM yang Fokus pada Bisnis Berkelanjutan
Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (24/10). foto/Dok. Kementerian UMKM

tirto.id - Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung para pelaku usaha kecil yang berfokus pada pengembangan industri berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat meninjau program Help Me Grow di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025)

Komitmen itu, menurutnya, agar mereka dapat bertransformasi dan berkembang ke level yang lebih tinggi. Ia juga mengatakan Program Help Me Grow hadir sebagai salah satu wujud nyata transformasi usaha kecil, khususnya di sektor produksi berbasis agro dan industri berkelanjutan.

Menurut Wamen Helvi, kegiatan yang digagas oleh Deputi Bidang Usaha Kecil melalui Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil ini bertujuan membantu UMKM bertransformasi dari proses produksi manual ke sistem berbasis mesin dan teknologi yang lebih efisien.

“Berdasarkan data SIDT Kementerian UMKM, sekitar 94 persen UMKM masih berproduksi secara manual atau semi-manual, sehingga efisiensi dan produktivitasnya masih rendah,” ujar Wamen Helvi.

Help Me Grow, menurut Helvi, untuk menjawab tantangan tersebut melalui dukungan peralatan produksi, pelatihan keterampilan teknis, serta kemitraan pasar yang berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya memberdayakan masyarakat desa, tetapi juga menciptakan ekonomi sirkular yang sejalan dengan arah kebijakan UMKM Hijau,” ungkapnya saat berdiskusi dengan warga Desa Beluk.

Program Kolaboratif seperti Help Me Grow menunjukkan bahwa untuk memberdayakan UMKM, dibutuhkan lebih dari sekadar modal yakni pendampingan, pemanfaatan teknologi, dan akses ke jejaring pasar yang solid.

“Kita berharap semakin banyak desa di Indonesia yang mampu menumbuhkan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari bawah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengatakan sektor UMKM di Kabupaten Pemalang merupakan tulang punggung perekonomian sekaligus sumber utama lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Pemkab Pemalang terus berupaya memberikan dukungan melalui berbagai program, salah satunya bantuan kepada pengusaha UMKM dengan bunga 0 persen. Kami ingin memotivasi UMKM bahwa pemerintah hadir dan mendukung kegiatan bisnis mereka,” kata Anom.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis