tirto.id - Berita terkini Perang Iran telah memasuki hari ke-11 pada Selasa (10/3/2026). Berita terkini perang Israel vs Iran terbaru bersama AS, pertempuran masih terus berlangsung dan korban masih terus berjatuhan. Hari ke-11, AS menyerang Iran bagian barat.
Hingga Selasa, pernyataan Trump yang mengindikasikan penyelesaian peperangan terus ditolak oleh Iran. Seturut Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan pada Selasa bahwa Iran akan terus berperang selama diperlukan.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah AS menyerang Iran bagian barat pada Selasa. Kantor berita ISNA milik Iran melaporkan bahwa lima orang terbunuh dan beberapa orang lainnya terluka akibat serangan udara AS-Israel di bangunan perumahan di Kota Arak.
Iran Masih Serang Negara di Teluk
Iran juga masih terus melancarkan serangan di kawasan Teluk dan Israel. Pada Selasa, Kuwait, Uni Emirat Arab (UAE), Arab Saudi, dan Bahrain melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah mencegat serangan rudal dan drone Iran.
Selain serangan ke wilayah Teluk, Iran mengklaim pada Selasa bahwa Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menyerang kilang minyak Israel di Haifa, juga pusat komunikasi satelit negara Zionis itu di sebelah selatan Tel Aviv.
Di tengah pertempuran yang masih terus terjadi, Australia memutuskan untuk memberikan bantuan militer ke UAE. Hal ini diungkap langsung oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa.
Bantuan militer itu berkisar pada pesawat pengintai E7A Wedgetail, sekitar 80 personel militer pendukung, serta pasokan rudal udara-ke-udara jarak menengah. Bantuan ini akan akan dikerahkan Australia selama empat pekan ke depan.
Sementara itu, tak seperti pernyataan Trump pada Senin (9/3/2026) yang menyatakan pertempuran di Iran akan segera berakhir, PM Israel Benjamin Netanyahu justru mengungkap pihaknya akan terus menyerang Iran. Netanyahu juga menggambarkan Israel kini tengah menghancurkan Iran.
Pasokan Minyak Berbagai Negara Mulai Terganggu
Di luar pertempuran dan penggunaan senjata, Perang Iran mulai berdampak pada pasar minyak dunia. Seturut CNN, diperkirakan kini sebanyak 20 persen pasokan minyak dunia terganggu.
Menanggapi hal tersebut, Pakistan telah mengumumkan langkah-langkah penghematan energi secara ekstrem. Korea Selatan juga telah menerapkan pembatasan harga bahan bakar, keputusan ini pertama kali dilakukan Korea Selatan dalam 30 tahun terakhir.
Menteri negara anggota G7 juga dilaporkan telah bertemu dan membahas potensi pelepasan cadangan minyak strategis guna menekan dampak Perang Iran terhadap harga minyak dunia.
Di tengah kekhawatiran akan dampak Perang Iran terhadap pasar minyak dunia, Trump menyebut bahwa ia akan "menghapus sanksi terkait minyak tertentu". Trump tak menyebut sanksi mana saja yang akan ia hapus.
Dampak Perang Iran juga berpengaruh ke bidang lain, termasuk olahraga. Pada Selasa pagi, Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengumumkan bahwa Canberra akan memberikan visa kemanusiaan pada lima anggota timnas sepak bola wanita Iran.
Kelima pesepakbola itu sebelumnya mengajukan suaka ke Australia. Belum ada konfirmasi siapa saja kelima pesepak bola tersebut.
Sementara itu, 11 hari jalannya pertempuran di Iran telah membunuh lebih dari 1.700 orang di kawasan Teluk.
Setidaknya 1.200 warga sipil Iran telah terbunuh dalam serangan AS dan Israel. Lebih dari 480 orang di Lebanon juga terbunuh akibat serangan militer sejak AS-Israel memulai perang dengan Iran.
Negara-negara di kawasan Teluk lainnya juga melaporkan terbunuhnya warga mereka. Angka korban tewas di negara Teluk non-Iran telah mencapai puluhan jiwa.
Israel mencatat 13 warganya tewas. Sementara Amerika telah mengonfirmasi kematian 8 tentaranya yang bertugas di kawasan Teluk.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id


































