Menuju konten utama

Update Corona Dunia 16 September 2021: Ada 18 Juta Kasus Aktif

Update kasus corona di dunia hari ini Kamis, 16 September 2021, ada 18 juta kasus aktif di seluruh dunia. 

Update Corona Dunia 16 September 2021: Ada 18 Juta Kasus Aktif
Petugas medis penanganan COVID-19 melakukan swab antigen secara acak pada penumpang KRL di stasiun Bekasi, Bekasi Kota, Jawa Barat, Senin (21/6/2021). ANTARA FOTO/Paramayuda/foc.

tirto.id - Update terkini kasis corona COVID-19 masih menunjukkan penambahan kasus di negara-negara seluruh dunia.

Menurut data dari situs Worldometers secara real time, hingga Kamis, 16 September 2021 pukul 15.17 WIB, total kasus terkonfirmasi secara global saat ini mencapai 227,306,668, dan angka kematian saat ini sebanyak 4,674,173.

Jumlah kesembuhan global tercatat sebanyak 203,996,016. Sementara itu, kasus aktif saat ini ada 18,636,479, yang mana 99,5 persen dalam kondisi bergejala ringan, sementara 0,5 persen dalam kondisi bergejala berat.

Negara dengan kasus terbanyak di dunia yaitu Amerika Serikat dengan 42,479,780, dan 685,023 kematian. Angka kasus aktif di Amerika saat ini tercatat 9,523,673.

India melaporkan 1,452 kasus harian baru, dengan angka kesembuhan mencapai 7,484, dengan 342,891 kasus aktif.

Brazil berada di peringkat ke-3 dengan 21,034,610 kasus, disusul Inggris 7,312,683 kasus, dan Rusia 7,194,926 di 5 besar.

Prancis mencatatkan total kasus terkonfirmasi sebanyak 6,926,604, kemudian Turki 6,738,890, Iran, 5,360,387.

Argentina menyusul di peringkat ke-9 dengan 5,232,358 kasus terkinfirmasi dan mengekor Kolombia dengan 4,934,568 kasus.

Anak-Anak Sekolah di India Belajar di jalan karena COVID-19

Di desa suku kecil di ujung Timur India, seorang guru yang giat telah mengubah tembok menjadi papan tulis dan jalan-jalan menjadi ruang kelas, mencoba menutup kesenjangan pembelajaran yang disebabkan penutupan sekolah berkepanjangan di negara itu.

Deep Narayan Nayak (34), guru di Desa Suku Joba Attpara di Distrik Bardhaman negara bagian Timur Bengal Barat telah melukis papan tulis di dinding rumah-rumah dan mengajar anak-anak di jalanan selama satu tahun terakhir.

Sekolah setempat ditutup setelah pembatasan ketat COVID-19 yang diberlakukan di seluruh India pada Maret 2020.

Pada pagi baru-baru ini, anak-anak menulis di papan tulis tersebut dengan kapur dan mengintip ke miskroskop seiring Nayak mengawasi mereka.

“Pendidikan anak-anak kita terhenti sejak penguncian diberlakukan. Anak-anak biasanya hanya berkeliaran, kemudian guru datang dan mulai mengajar mereka,” ujar Kiran Turi, yang anaknya diajar oleh Nayak, kepada Reuters.

Nayak mengajar apa saja dari lagu anak-anak populer hingga pentingnya masker dan mencuci tangan kepada sekitar 60 siswa dan terkenal dengan julukan “Guru Jalanan” di antara warga desa yang bersyukur akan kehadirannya.

Sekolah-sekolah di penjuru India mulai kembali dibuka secara bertahap bulan lalu. Beberapa epidemiologi dan ahli ilmu sosial meminta agar sekolah-sekolah tersebut dibuka sepenuhnya guna mencegah hilangnya pembelajaran lebih lanjut pada anak.

Survei yang dilakukan oleh kelompok cendekiawan kepada hampir 1.400 anak-anak sekolah Agustus lalu menemukan bahwa di wilayah perdesaan, hanya delapan persen yang mengikuti sekolah daring secara teratur, 37 persen tidak belajar sama sekali, dan sekitar setengah dari mereka tidak bisa membaca lebih dari beberapa kata.

Sebagian besar orang tua menginginkan sekolah dibuka kembali sesegera mungkin, menurut survei tersebut.

Nayak mengaku khawatir akan murid-muridnya, yang kebanyakan pemelajar generasi pertama dan orang tuanya buruh harian, akan tersingkir dari sistem pendidikan apabila mereka tidak melanjutkan sekolah.

“Saya ingin melihat anak-anak yang berkeliaran di desa, menggembala ternak, dan saya ingin memastikan pemelajaran mereka tidak terhenti,” katanya kepada Reuters.

Update Corona di Indonesia 16 September 2021 Sore

Indonesia menurut situs Worldometers kini berada di peringkat ke-13 dunia, dengan total kasus terkonfirmasi mencapai 4,178,164.

Berdasarkan data dari situs Satgas COVID-19, angka kasus aktif di Indonesia hingga, Rabu, 15 September kemarin sebanyak 84,963.

Per kemarin, ada penambahan sebanyak 3,948 kasus harian di Indonesia. Sementara itu, jumlah angka kesembuhan tercatat 3,953,519, dengan kasus sembuh harian sebanyak 11,046.

Angka kematian harian kemarin tercatat sebanyak 267 kasus, sehingga total akumulasi sebanyak 139,682.

Pada perkembangan vaksinasi, sebanyak 75,140,724 orang telah mendapatkan vaksin dosis 1 dan 42,962,640 orang telah divaksin 2 dosis lengkap.

Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Addi M Idhom