Menuju konten utama

Transjakarta Dukung Korban Dugaan Pelecehan Tempuh Jalur Hukum

Korban pelecehan yang videonya viral di media sosial mengaku diraba pahanya oleh seorang pria, saat dia sedang tertidur dalam bus.

Transjakarta Dukung Korban Dugaan Pelecehan Tempuh Jalur Hukum
Pengemudi bus Transjakarta Koridor 1 Blok M-Kota menungu calon penumpang di Halte Blok M, Jakarta, Jumat (27/12/2024).ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Transjakarta memastikan telah menerima laporan dari korban dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada Rabu (31/12/2025). Dugaan pelecehan seksual itu viral di media sosial dari video yang diunggah korban.

Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyatakan bahwa korban telah melapor melalui pramusapa di lapangan. Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di TransJakarta ruta 1A, jelang pergantian tahun 2026.

"​Setelah menerima laporan ketidaknyamanan dari korban melalui pramusapa di lapangan--seperti yang viral di media sosial, kami berkomunikasi dengan korban untuk memastikan kondisinya," ungkap Ayu saat dikonfirmasi reporter Tirto, Jumat (2/1/2026).

Ayu menegaskan, TransJakarta mendukung korban untuk menempuh jalur hukum.

"Lebih dari sekadar simpati, Transjakarta juga berkomitmen penuh untuk membersamai dan mendukung korban dalam menempuh jalur hukum. Kami percaya bahwa keamanan adalah hak setiap individu," ujar Ayu.

Dia menyebut, Transjakarta mengajak seluruh pelanggan untuk kembali saling menjaga dan peduli terhadap sesama pelanggan. Para penumpang juga diminta tidak ragu untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan yang mengganggu kenyamanan kepada petugas di lapangan atau melalui call center 1500-102.

Untuk diketahui, dalam video yang viral di media sosial tersebut terlihat seorang pria duduk di sebelah korban. Pelecehan seksual pun diduga terjadi saat korban tertidur dalam perjalanan.

Korban mengaku tangan dan pahanya diraba-raba oleh pria tersebut. Dalam video, terduga pelaku menyatakan bahwa dia tak memegang tangan korban, melainkan mau meluruskan tangannya.

Sejumlah penumpang lain yang mengetahui peristiwa itu kemudian meminta petugas untuk menanganinya. Sedangkan terduga pelaku langsung berdiri dan berusaha untuk melarikan diri.

Petugas TransJakarta pun langsung menangani peristiwa itu meski terduga pelaku bersikeras pergi dengan alasan hendak kerja. Dia pun sempat menyataan permintaan maaf kepada korban.

Baca juga artikel terkait PELECEHAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Alfons Yoshio Hartanto