Menuju konten utama

TNI AD Akui Prajuritnya Lakukan Transaksi Narkoba di Matraman

Prajurit itu adalah Koptu YP dari satuan Puspalad dan kini tengah diperiksa oleh Provost Puspalad.

TNI AD Akui Prajuritnya Lakukan Transaksi Narkoba di Matraman
Ilustrasi narkoba. FOTO/Istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mabes TNI Angkatan Darat (AD) membenarkan adanya seorang prajurit yang terlibat dalam transkasi narkoba di Berlan, Matraman, Jakarta Timur. Transaksi narkoba itu pun viral di media sosial dalam video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terkait kasus ini. Prajurit yang melakukan transaksi itu adalah Koptu YP. Dia menyebut prajurit itu dari satuan Puspalad yang tengah diproses Provost Puspalad untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Koptu YP mengakui telah melakukan pembelian dan menggunakan narkoba, di mana diperkuat dengan hasil tes urine yang bersangkutan dengan hasil positif,” kata Donny saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/3/2026).

Donny menerangkan Koptu YP saat ini telah ditahan di satuannya untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.

“Tindakan yang dilakukan Koptu YP merupakan perbuatan oknum yang sama sekali tidak mencerminkan sikap maupun nilai-nilai keprajuritan yang sepatutnya,” ucap Donny.

Terkait dengan video yang beredar, kata Donny, diketahui bahwa unggahan itu merupakan gabungan dua peristiwa berbeda. Namun, dua peristiwa tersebut tidak berkaitan satu sama lain.

Lebih lanjut, dia memaparkan untuk potongan video kedua yang memperlihatkan sebuah mobil sedang terparkir, dipastikan kendaraan dinas pihak lain. Pengemudi mobil dinas Kostrad dalam video tersebut atas nama Pratu Laode.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pengemudi tersebut, dia menyatakan bahwa keberadaannya di sana adalah untuk berkunjung ke rumah temannya dan yang bersangkutan mengaku tidak terkait dengan kegiatan prajurit TNI di awal video.

“Namun demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan secara internal dan apabila di kemudian hari ditemukan adanya indikasi pelanggaran, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar dia.

Donny pun memastikan TNI AD berkomitmen untuk memberantas narkoba. Dia memastikan tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran prajurit, terlebih berkaitan dengan narkotika.

“Kami berterima kasih sekaligus juga ingin mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi, dengan sedapat mungkin mengkonfirmasikannya kepada instansi terkait terlebih dahulu, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas di masyarakat,” ungkap dia.

Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi