Menuju konten utama

Tirto.id Ajak New Media di Jatim Kolaborasi Tangkal Misinformasi

Tirto.id menggelar Jangkar Media Day di Kota Surabaya guna membangun kolaborasi dalam menangkal hoaks dan misinformasi bersama pegiat new media di Jatim. 

Tirto.id Ajak New Media di Jatim Kolaborasi Tangkal Misinformasi
Tirto.id menggelar Jangkar Media Day dengan tajuk “Suara Lokal di Ruang Digital” di Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto/Dok. Yanuar Dedi Setiawan.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tirto.id menggelar Jangkar Media Day di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (5/9/2026). Mengusung tema “Suara Lokal di Ruang Digital”, kegiatan ini menjadi ajang bagi Tirto.id untuk menggalang kolaborasi dengan para pegiat new media di Jawa Timur.

Bagi Tirto.id, kolaborasi tersebut penting guna menjawab tantangan merebaknya misinformasi di tengah derasnya arus informasi digital. Langkah ini diharapkan memperkuat upaya menghadirkan informasi yang akurat, terverifikasi, dan mudah dipahami masyarakat.

"Jangkar adalah program kolaborasi Tirto.id dengan new media berbasis kota [homeless media]. Inisiatif ini dirancang untuk menjawab tantangan besar dalam ekosistem dunia digital kita hari ini, misinformasi," kata Pemimpin Redaksi Tirto.id, Rachmadin Ismail, dalam forum Jangkar Media Day di Excotel, Surabaya.

Dalam kolaborasi ini, salah satu fokus Tirto.id adalah berbagi pengetahuan, mulai dari soal jurnalistik hingga perencanaan konten yang efektif. Pertukaran pengetahuan diharapkan bisa meningkatkan kualitas informasi yang disediakan oleh masing-masing pihak.

"Yang ingin kami kolaborasikan, pertama dari sisi peningkatan keterampilan, jadi kami menawarkan sharing ilmu. Teman-teman juga bisa sharing ilmu ke kami, bagaimana caranya bikin konten di Probolinggo yang efektif, audiensnya seperti apa, di Trenggalek bagaimana audiensnya. Kami ingin belajar juga dari teman-teman. Sebaliknya, kalau teman-teman perlu, kami juga bisa memberikan beberapa pengetahuan jurnalistik dasar, barangkali ada yang butuh fact checking," tambahnya.

Kolaborasi tersebut juga mencakup penayangan konten hingga kerja sama dalam membangun bisnis berkelanjutan melalui publikasi informasi yang kredibel.

Diskusi Interaktif dengan 75 Pegiat New Media

Dalam Jangkar Media Day kali ini, Tirto.id menghadirkan TikTok News Partnership Manager Indonesia, Tika Primandari, dan Media Communication PT Pertamina (Persero), Fajri Pradana Putra. Selain itu, hadir pula Redaktur Periksa Fakta Tirto.id, Alfitra Akbar.

Diisi dengan Talkshow "Membangun Bisnis Melalui Konten yang Kredibel" sekaligus Workshop "Lawan Hoaks dan Sharing Session Bersama Tiktok", forum ini dikemas dalam diskusi interaktif.

Sebanyak 75 pegiat new media dari berbagai daerah di Jawa Timur menghadiri kegiatan ini. Mereka datang dari Kota Surabaya, Kediri, Blitar, Tulungagung, Pasuruan, Sidoarjo, hingga Bangkalan.

Dalam sesi pemaparannya, Tika Primandari menekankan pentingnya mematuhi community guidelines di setiap platform media sosial, khususnya TikTok. Ia juga membagikan sejumlah strategi agar konten lebih banyak disukai dan menjangkau pengguna.

Watch rate and finish rate. Jadi, konten yang ditonton sampai habis itu dianggap konten yang bagus sehingga bisa dibagikan ke banyak pengguna,” ujarnya, menjelaskan salah satu dari enam faktor yang direkomendasikan agar konten dapat masuk For You Feed.

Sementara itu, Alfitra memaparkan sejumlah tips dan trik bagi para pegiat new media untuk ikut mengedukasi masyarakat sekaligus menangkal penyebaran hoaks di ruang digital.

Adapun Fajri Pradana Putra mendukung kolaborasi ini. Menurutnya, di tengah perubahan lanskap informasi digital, pengelola new media yang memiliki kedekatan dengan audiens lokal mempunyai peran penting sebagai kontrol sosial sekaligus mencegah terjadinya polarisasi.

Oleh karena itu, menurut Fajri, penting bagi pengelola new media untuk menjaga kualitas konten yang disampaikan agar tetap kredibel dan akurat serta tidak ikut menyebarkan berita hoaks.

"Jadi, teman-teman harus benar-benar mirip kayak wartawan. Ketika ada satu kondisi [persoalan], harus bisa mencari sumber yang bisa memberikan statement dari masyarakat, [dan] dari Pertaminanya. Jadi, informasinya berimbang," kata Fajri.

Salah satu peserta, Siti Hasanatul Laeli dari Explore Bangkalan, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Menurutnya, acara itu memberikan kesempatan untuk menambah wawasan dalam mengelola komunitas yang dibangunnya melalui media sosial.

“Saya dapat insight baru, terutama di bagian bagaimana caranya kita menyikapi AI dan bagaimana caranya kita tahu kalau itu AI, yaitu dengan cara Google Reverse Image Search,” katanya.

Jangkar Media Day di Surabaya menjadi roadshow Tirto.id yang keempat dalam membangun kolaborasi bersama para pegiat new media.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Banda Aceh, Denpasar, dan Tegal. Dalam setiap kegiatan, para peserta dibekali pengetahuan untuk ikut mencegah penyebaran misinformasi sekaligus membangun peluang kolaborasi bisnis melalui konten yang kredibel.

Baca juga artikel terkait KOLABORASI JANGKAR atau tulisan lainnya dari Info Kediri

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Info Kediri
Editor: Addi M Idhom