Menuju konten utama

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Ditembak Mati oleh OTK

Rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya diserang OTK saat membawa bantuan pangan beras. Tiga pegawai tewas ditembak mati, aparat sisir lokasi.

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Ditembak Mati oleh OTK
Ilustrasi Penembakan di Papua. tirto.id/Sabit
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua, tewas ditembak mati oleh OTK (orang tidak dikenal) pada Rabu (9/9/2026). Insiden berdarah ini terjadi saat rombongan korban tengah melakukan perjalanan dinas untuk menyalurkan bantuan pangan beras kepada warga setempat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi tewasnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, dalam serangan OTK. Penembakan terjadi saat korban tengah melakukan perjalanan dinas bersama delapan orang lain.

"Betul kejadiannya. Untuk kronologisnya masih didalami. Kita belum bisa pastikan KKB atau bukan," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).

Dia menerangkan, ketiga korban mengalami luka tembak di bagian tubuh berbeda-beda, mulai dari di bagian kepala, tangan, perut, dan pinggang. Seluruh korban pun langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sudah dari sore tadi dievakuasi ke RSUD," tutur Yusuf.

Dijelaskan Yusuf, dalam rombongan tersebut terdapat delapan orang yang selamat dari serangan. Bahkan, satu di antaranya adalah anak-anak.

Untuk diketahui, aksi penembakan terjadi saat rombongan hendak mengirim bantuan pangan beras kepada warga setempat, hari ini (9/9/2026). Dalam unggahan akun Instagram @arustimu_, dijelaskan adanya tiga orang wanita tergeletak meninggal dunia di samping mobil double cabin berwarna putih saat melintas di Kampung Muliama.

“Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang menjadi korban tembakan. Sementara lima pegawai lainnya berhasil menyelamatkan diri ke Puskesmas Muliama,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Di sisi lain, Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa pihaknya sudah memonitor aksi penembakan tersebut.

“Habema sudah respons cepat dan sisir lokasi kejadian,” ungkap Wirya.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN DI PAPUA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah