Menuju konten utama

Temui Prabowo, TVS Bakal Produksi Motor Listrik Hybrid Etanol

TVS Motor berencana menambah investasi di Indonesia dan memperluas pabrik untuk memproduksi motor hybrid berbasis listrik dan etanol.

Temui Prabowo, TVS Bakal Produksi Motor Listrik Hybrid Etanol
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). FOTO/ Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Produsen motor asal India, TVS Motor, berencana menambah investasinya di Indonesia. Setelah memproduksi motor, skuter, hingga kendaraan roda tiga, TVS akan memproduksi motor hybrid berbasis listrik dan berbahan bakar etanol.

Rencana itu disampaikan CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, seusai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima petinggi TVS Motor di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

"Jadi tadi dibicarakan rencananya dan kemungkinan kerja sama seperti itu, kebetulan prinsipalnya datang, CEO-nya datang. Jadi ini lebih ke courtesy visit kepada Presiden," kata Rosan kepada awak media di Istana seusai pertemuan.

Rosan menjelaskan, TVS sudah berinvestasi di Indonesia untuk memproduksi motor, skuter, hingga kendaraan roda tiga, dan kini berencana memperluas pabriknya.

Perluasan itu tidak hanya menyasar kendaraan berbahan bakar listrik, tetapi juga varian berbahan bakar etanol.

"(Mereka) ingin mengembangkan pabriknya lebih luas, tapi juga tidak hanya berbahan bakar EV, tapi juga mereka akan menerapkan berbahan bakar etanol," kata Rosan.

Rosan belum membeberkan nilai investasi yang bakal ditanamkan TVS untuk merealisasikan rencana tersebut.

Namun, ia menyebut TVS akan menggandeng Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam pengembangan motor listrik berbasis etanol itu.

"Nanti dengan tim dari Kemendiktisaintek juga untuk pengembangan motor listrik berbasis etanol ini," katanya.

Rencana TVS ini muncul di tengah dorongan pemerintah memperluas penggunaan bahan bakar etanol secara nasional.

Sehari sebelum pertemuan dengan TVS, Rabu (16/9), Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka yang membahas target produksi bahan bakar campuran etanol 20 persen (E20) dalam dua tahun ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah telah memetakan sekitar dua juta hektare lahan tebu di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Papua sebagai bahan baku, sementara pembangunan industri pengolahannya akan digarap Danantara.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana