Menuju konten utama

Teks Doa yang Dilantunkan Menyambut Hari Raya Kuningan

Teks doa yang dilantunkan menyambut Hari Raya Kuningan bisa menjadi panduan umat Hindu. Cek contoh doa Hari Raya Kuningan.

Teks Doa yang Dilantunkan Menyambut Hari Raya Kuningan
Ilustrasi Hari Raya Kuningan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.

tirto.id - Hari Raya Kuningan bertepatan dengan Sabtu, 29 November 2025. Simak teks doa yang dilantunkan umat Hindu dalam rangka menyambut Hari Raya Kuningan.

Hari Raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu, 29 November merupakan peringatan kedua selama tahun 2025.

Sebelumnya, umat Hindu sudah merayakan Hari Raya Kuningan pertama tahun 2025 pada Sabtu, 3 Mei silam.

Peringatan Hari Raya Kuningan dilakukan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Saka Bali. Oleh sebab itu, Kuningan diperingati sebanyak dua kali sepanjang 2025.

Makna Peringatan Hari Kuningan

Daftar lengkap hari besar umat Hindu di antaranya mencakup Galungan, Kuningan, Saraswati, Kasodo, hingga Nyepi.

Hari Raya Kuningan diperingati setiap 210 hari pada hari Saniscara Kliwon Wuku Kuningan. Perayaan juga bertepatan dengan 10 hari usai pelaksanaan Hari Raya Galungan.

Umat Hindu sudah merayakan Hari Raya Galungan kedua tahun 2025 pada Rabu, 19 November 2025. Hari Raya Kuningan termasuk puncak rangkaian Hari Raya Galungan.

Mengutip laman Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Kuningan adalah kesempatan memperkuat spiritualitas umat, mempererat hubungan dengan leluhur, dan meneguhkan komitmen dalam menjalankan ajaran dharma dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Hari Raya Kuningan juga merupakan momentum suci dalam rangka merenungkan nilai-nilai dharma, mempererat harmoni dengan alam dan sesama, serta Sang Pencipta dalam kerangka Tri Hita Karana.

Hari Raya Kuningan turut diperingati dalam rangka demi kebesaran Sang Hyang Widhi melalui wujud Sang Hyang Parama Wisesa.

Sang Hyang Parama Wisesa sendiri ialah roh-roh suci serta pahlawan dharma yang memiliki peran penting dalam membentuk akhlak manusia hingga menjadi semakin luhur.

Teks Mantra Kuningan dan Galungan

Selama peringatan Hari Raya Kuningan, umat Hindu melakukan persembahyangan. Mereka menghadap para dewa dan para leluhur.

Cara sembahyang disertai dengan menyiapkan sesajen. Isinya ajengan (nasi) warna kuning. Hal ini memiliki makna simbol kemakmuran.

Berikut adalah contoh teks mantra Kuningan dan Galungan:

Mantra banten galungan

Om om sarira pari treptata

Om om jiwita pari treptata

Om om sarwa suka pari purnata

Om om subagia pari purnata

Om purna surya puna candra

Purna jiwita denkadi langgenga niing surya

candra

Langgenga ning kucowarga

Om pratama dwiya suda tridia suda caturmisuda

Pancama suda watiastu

Segahan penampahan galungan

Mantra segahan

Om pukulun kita sang butha.

Galungan tingalana baktine ulunri kita, x

Munduroto + weh ta ngulun luput ring sarwa pwo

kita lara

Muang kasihana dning kabeh. Sarwa kala kabeh

Om sa ba ta ai nama siwaya

Ang Ung Mang

Segahan diperciki tirta

Tabuh, om durga buta bucari namah

Om buta buta bucari namah

Mantra untuk kuningan

Om dewa pithara sarwa pariwara guna saha

Harsayah sarwa pujana prasi dantu kertam

Om dewa mukti maha sudyam

Bojanam parama sudyam

Dewa tusta pariwanam

Tretya sarwa dewa mertanam

Artikel lain tentang peringatan Hari Raya Kuningan 2025 juga bisa dibaca melalui link di bawah ini:

Kumpulan Artikel Hari Raya Kuningan 2025

Baca juga artikel terkait HARI RAYA KUNINGAN atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Edusains
Penulis: Beni Jo
Editor: Iswara N Raditya