Menuju konten utama

Syarat Timnas Lolos Round 5 WCQ: vs Siapa di Playoff Asia?

Apa syarat Timnas Indonesia lolos ronde 5 WCQ 2026 Zona Asia, harus menang atau seri vs Irak? Cek prediksi Timnas vs siapa di playoff Asia andai lolos.

Syarat Timnas Lolos Round 5 WCQ: vs Siapa di Playoff Asia?
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Lmo/Spt/aa.

tirto.id - Apa syarat Timnas Indonesia lolos ronde 5 Kualifikasi Piala Dunia (WCQ) 2026 Zona Asia? Dengan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di laga pembuka pada Kamis (8/10/2025), harapan Garuda untuk mengambil tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026 makin tipis. Kini, target realistis mengarah pada ronde 5. Namun, siapa yang akan dihadapi di babak playoff Zona Asia tersebut?

Timnas Indonesia ibarat harus kembali ke titik nol ketika takluk 2-3 dari Arab Saudi di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Meski dua kali eksekusi penalti Kevin Diks sukses, Garuda tidak kuasa menahan 3 gol The Green Falcons. Akibatnya, di klasemen Grup B, Timnas Indonesia kini ada di posisi juru kunci, dengan 0 angka. Padahal, hanya tersisa 1 laga lagi, yaitu melawan Irak pada Minggu (12/10).

Harapan untuk lolos otomatis masih cukup terbuka. Asalkan Timnas Indonesia bisa pesta gol ke gawang Irak, lantas tim yang sama menundukkan Arab Saudi, Garuda akan melaju. Pasalnya, yang dihitung dalam pemeringkatan Ronde 4 WCQ 2026 ini bukanlah rekor pertemuan (head to head), tetapi selisih gol. Namun, yang paling realistis, Merah Putih mesti menatap ronde 5 (Playoff Asia) dengan target menang kontra Irak.

Syarat Timnas Lolos Round 5 WCQ 2026: Apa Harus Menang vs Irak?

Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia diikuti 6 tim, yakni peringkat ke-3 dan ke-4 dari tiga grup pada ronde 3. Keenam tim itu dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi tiga peserta. Grup A dihuni Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Oman. Sementara itu, Grup B jadi milik Arab Saudi, Irak, Indonesia.

Seluruh pertandingan Ronde 4 dilaksanakan di Jeddah, Arab Saudi, dengan sistem round-robin satu putaran, yang artinya setiap tim memainkan hanya 2 pertandingan saja. Sebuah tim akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026 jika jadi juara grup. Sementara itu, jika finis runner-up, tiket yang diperoleh hanyalah ronde 5 AFC atau playoff Asia. Terakhir, peringkat ketiga langsung gugur

Dengan hanya dua pertandingan per tim, margin kesalahan adalah nol. Satu hasil buruk bisa mengakhiri mimpi tampil di Piala Dunia. Namun, kesalahan itu sudah dilakukan Timnas dengan takluk lawan Arab Saudi. Dengan satu laga tersisa melawan Irak, opsi untuk otomatis lolos hanya akan menggantungkan nasib pada pertandingan lain, yaitu Arab vs Irak pada 15 Oktober. Namun, jika mengabaikan kemungkinan itu, satu-satunya skenario tersisa memang hanya ke ronde 5.

Skenario untuk ke ronde tersebut cukup sederhana: Timnas Indonesia harus menang atas Irak berapa pun skornya. Namun, itupun tidak menjamin mutlak. Jika Garuda hanya menang tipis 1 gol, lantas di laga pemungkas Irak juga hanya unggul 1 gol dari Arab Saudi, ketiga tim akan memiliki nilai sama, 3, dengan selisih gol sama pula, yaitu +0. Hitung-hitungan produktivitas gol dan kedisiplinan jadi sangat krusial.

Kemenangan saja belum menjamin 100 persen, apalagi jika seri. Andai imbang lawan Irak, Timnas Indonesia hanya punya 1 angka. Jika ini yang terjadi, Garuda hanya bisa menggantungkan nasib pada laga terakhir, Irak vs Arab Saudi. Jika partai itu berakhir seri, selesai sudah. Pasalnya, Irak akan punya 2 angka, sedangkan Indonesia cuma 1.

Jika Irak kalah kontra Arab Saudi, bukan berarti semua selesai. Andai kekalahan itu 3-4 atau 4-5, nasib Garuda juga tamat. Pasalnya, meski sama-sama punya 1 angka di klasemen akhir, produktivitas gol Timnas kalah dari Irak. Lain cerita jika skor 1-2, 0-1, atau 2 gol lebih. Timnas akan mendapatkan tiket ke ronde 5, sedangkan Irak gugur.

Skenario terburuk, jika Indonesia kalah dari Irak, perjalanan otomatis selesai di Ronde 4. Tidak ada pengampunan lagi karena Garuda dipastikan jadi juru kunci Grup B. Artinya, laga kontra Irak adalah final sesungguhnya bagi skuad Garuda.

Berikut skenario pertandingan Timnas Indonesia vs Irak dan pengaruhnya di klasemen Grup B.

Skenario Indonesia vs IrakHasil Arab Saudi vs IrakIndonesia Lolos?
Menang 2-0Arab Saudi menang vs IrakLolos Ronde 5
Menang 1-0Irak menang vs Arab SaudiBergantung Produktivitas Gol, Bisa Lolos Ronde 4 Bisa Lolos Ronde 5
SeriArab Saudi menang vs IrakLolos Ronde 5
SeriIrak Menang vs Arab SaudiJuru Kunci (Gugur)
SeriIrak vs Arab Saudi SeriJuru Kunci (Gugur)
Kalahapa pun hasil Arab vs IrakJuru Kunci (Gugur)

Siapa Calon Lawan Timnas Indonesia di Round 5 WCQ?

Nantinya, setelah Ronde 4 WCQ Asia selesai, runner-up Grup A akan bertemu runner-up Grup B di ronde 5 dengan konsep dua leg home dan away . laga ini akan lolos ke playoff inter-konfederasi yang diisi oleh 6 tim. Secara ringkas, jika Timnas Indonesia lolos ke ronde 5, mereka baru bisa mengambil tiket lolos Piala Dunia 2026 jika memenangi 3 laga lagi. Rinciannya, 1 laga di playoff ronde 5 Asia, dan 2 laga di playoff babak interkontinental.

Jika Indonesia berhasil finis runner-up di Grup B, lawan mereka akan berasal dari runner-up Grup A, yakni salah satu dari Qatar, UEA, atau Oman. Namun, siapa di antara ketiganya yang berpotensi jadi lawan Indonesia masih kabur. Grup A masih menunjukkan persaingan tinggi. Ini terjadi karena duel pembuka antara Oman vs Qatar berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Qatar, sebagai juara Piala Asia 2023 dan tuan rumah Piala Dunia 2022, tetap unggulan utama untuk memuncaki Grup A. Namun, kegagalan menang lawan Oman membuat The Maroons harus menghitung nasib mereka saat jumpa Uni Emirat Arab. Di sisi lain, jika hanya mengacu para ranking FIFA, UEA dan Oman lebih realistis menjadi calon lawan Indonesia di Ronde 5.

Sebelum berpikir soal ronde 5, Timnas Indonesia mesti menyelesaikan laga kontra Irak dengan kemenangan. Pasalnya, menang pun belum cukup. Selama bisa menaklukan Irak, asa lolos Piala Dunia, dengan rute lebih panjang, masih terbuka. Namun, seri apalagi kalah, hanya akan membuat ucapan sayonara menggema lebih awal.

"Dalam tiga hari, sudah ada pertandingan lain yang menunggu kami. Kami perlu menjernihkan pikiran dan tampil bagus dalam pertandingan melawan Irak,” kata pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, usai kekalahan vs Arab dikutip Antara.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya