Menuju konten utama

Surat Utang Danantara Laris Manis, Rosan: Ini Real

Penerbitan obligasi perdana Danantara laris manis diserbu investor global hingga 4,6 miliar dolar AS, atau tiga kali lipat dari target penerbitan.

Surat Utang Danantara Laris Manis, Rosan: Ini Real
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penerbitan obligasi internasional perdana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sukses besar. Nilai pesanan dari investor global melambung hingga 4,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS), atau tiga kali lipat dari target penerbitan.

“Ini adalah hasil yang sangat-sangat baik dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi. Dan ini terbukti, dan ini real, ya,” tegas CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Rosan bilang, investasi yang masuk ke Indonesia melalui instrumen surat utang yang diterbitkan Danantara membuktikan bahwa masih banyak investor yang bersedia menanamkan modalnya di Tanah Air dan juga mempercayai kebijakan-kebijakan pemerintah. Pernyataan ini disampaikan Rosan sekaligus untuk menjawab keraguan sejumlah lembaga rating dan juga media asing terkait minat investasi di Indonesia.

“Dan ini real, kenapa? Karena tanggal 11 kemarin kita udah signing, dan tanggal 18 [Juni 2026] dananya akan masuk ke dalam rekening Danantara. Dan ini real, karena banyak yang menyampaikan selama ini … ‘oh, tidak akan ada investasi mau percaya kepada kita’. Tapi, ini real. Ini membuktikan bahwa memang kepercayaan investor terhadap Indonesia itu ada dan tinggi,” tegasnya.

Bahkan, menurut Rosan kesuksesan penerbitan obligasi dolar perdana Danantara ini juga telah diakui Bloomberg. Salah satunya diabadikan dalam artikel bertajuk ‘Danantara Sells Dollar Bond, a Win for Prabowo After Rout’.

“Ini yang menyatakan bahwa bond kita ini memang sangat sukses, dilihat dari segi permintaannya, dilihat dari segi yield-nya (imbal hasil) yang relatif rendah,” lanjut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Perlu diketahui, dalam penawaran perdana obligasi dolar ini, Danantara melalui Danantara Investment Management (DIM) berhasil meraup 750 juta dolar AS untuk surat utang dengan tenor 5 tahun dan imbal hasil 5,35 persen. Sedangkan, untuk surat utang dengan tenor 10 tahun –hingga 2036– dan imbal hasil 5,95 persen, Danantara berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar 750 juta dolar.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah