Menuju konten utama

Soal Pengunduran Diri Letjen Djaka Budi, Ini Kata Mabes TNI

Mabes TNI memastikan pihaknya akan memproses pengunduran diri Letjen TNI Djaka Budi Utama apabila sudah resmi dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai Kemenkeu.

Soal Pengunduran Diri Letjen Djaka Budi, Ini Kata Mabes TNI
Letjen TNI Djaka Budi Utama. (FOTO/ppid.polkam.go.id)

tirto.id - Mabes TNI memastikan pihaknya akan memproses pengunduran diri atau pensiun dini Letjen TNI Djaka Budi Utama apabila sudah resmi dilantik menjadi Direktur Jenderal Bea Cukai (Dirjen Bea Cukai) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Kalau memang betul diangkat, tentu akan segera berproses pengunduran diri atau pensiun dini," kata Kapuspen TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, kepada Tirto, Kamis (22/5/2025).

Panglima TNI, Jendral TNI Agus Subiyanto, kata dia, memerintahkan tiap prajurit untuk patuh terhadap UU TNI Nomor 3 Tahun 2023. Termasuk Djaka yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelejen Negara (BIN).

Pasal 47 beleid itu disebutkan bahwa prajurit aktif yang akan menduduki jabatan di luar 14 kementerian/lembaga yang diperbolehkan harus mengundurkan diri sebagai prajurit aktif atau pensiun dini.

"Semua prajurit aktif yang akan menduduki jabatan di luar 14 kementerian atau lembaga yang diperbolehkan, prajurit TNI tersebut harus mengundurkan diri dari kedinasan sebagai prajurit aktif atau pensiun dini," ucap Kristomei.

Jabatan Dirjen Bea Cukai tidak termasuk dalam daftar kementerian atau lembaga yang bisa diduduki oleh prajurit TNI aktif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Bimo Wijayanto dan Djaka Budi Utama untuk bergabung dengan Direktur Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Hal ini diungkap Bimo setelah dipanggil Prabowo untuk menerima arahan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).

“Hari ini saya dengan Pak Letjen Jaka Budi Utama dipanggil oleh Bapak Presiden. Beliau memberikan banyak arahan,” ujarnya.

Menurut Bimo, Prabowo berkomitmen untuk memperbaiki sistem perpajakan Indonesia supaya lebih akuntabel, berintegritas dan independen, sehingga penerimaan pajak dapat dimaksimalkan untuk mengamankan jalannya program-program prioritas Kabinet Merah Putih. Komitmen ini lah yang kemudian membuat Prabowo menunjuk dirinya sebagai Dirjen Pajak anyar.

Pun dengan Djaka Budi Utama yang juga ditunjuk untuk mengerek penerimaan bea dan cukai. “Saya diberikan mandat nanti sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, akan bergabung dengan Kementerian Keuangan, begitu juga dengan Letjen Djaka,” imbuhnya.

Baca juga artikel terkait BEA CUKAI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama