Menuju konten utama

Soal Lagu Gandhi Sehat, Kompolnas: Polisi Perlu Hormati Kesenian

Kompolnas mendorong polisi untuk menghormati kesenian, hal ini berkaitan dengan lagu seniman cilik Gandhi Sehat "Cita-citaku (Gak Jadi Polisi)".

Soal Lagu Gandhi Sehat, Kompolnas: Polisi Perlu Hormati Kesenian
Personel Polda Sumatera Selatan bersiaga saat mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Musi 2025 di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Jumat (21/3/2025). Operasi Ketupat Musi 2025 yang melibatkan 3.404 personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait tersebut digelar dalam rangka pengamanan mudik, perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dan arus balik di Sumatera Selatan yang dilaksanakan dari 26 Maret-8 April 2025. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

tirto.id - Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam, mendorong polisi untuk dapat menikmati kritik yang disampaikan masyarakat lewat kesenian.

Hal ini merespons soal penarikan lagu berjudul "Cita-citaku (Gak Jadi Polisi)" karya artis cilik Gandhi Sehat, dari peredaran.

"Kita mendorong agar polisi dalam menikmati kebebasan berkesenian, ya harus menghormati," kata Anam kepada Tirto, Senin (16/2/2026).

Anam menyebut tak bisa menduga alasan sebenarnya dari ditariknya lagu tersebut dari peredaran. Kata Anam, asalan yang telah disampaikan oleh pihak Gandhi harus dihormati.

Diketahui, melalui sosial medianya, pihak Gandhi menyatakan bahwa lagu ini ditarik tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Katanya, hal ini dilakukan lantaran timbulnya dinamika di masyarakat.

Di samping itu, Anam mengatakan, kritik yang disampaikan melalui eskpresi seni merupakan bagian dari peradaban. Kata Anam, peradaban yang baik adalah yang demokrasinya baik.

Dia menilai, saat ini para polisi telah mendapat banyak pelajaran hingga memiliki pengalaman untuk memberikan kebebasan berekspresi.

"Saya kira budaya menghormati kebebasan berekspresi tumbuh kembang di sana," tutur Anan.

Oleh karena itu, Anam mengatakan usai berbagai dinamika yang dialami oleh pihak kepolisan, maka harus ada dorongan agar dapat menikmati kebebasan berpendapat lewat seni. Kata Anam, kritik merupakan gizi yang baik untuk perubahan sebuah institusi.

Pihak manajemen Gandhi Sehat, melalui akun Instagram @ghandi_sehat menyampaikan bahwa lagu berjudul "Cita-citaku (Gak Jadi Polisi)" ditarik dari peredaran.

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa lagu atau album ini dibuat sebagai karya seni berdasarkan dengan sudut pandang dari anak berumur 6 tahun.

"Saat ini kami telah menghapus seluruh konten dan lagu terkait dari akun serta kanal resmi kami. Perlu kami sampaikan bahwa segala bentuk penyebaran ulang konten atau lagu yang masih beredar di luar kanal resmi kami bukan lagi menjadi tanggung jawab kami," dikutip dari unggahan @ghandi_sehat.

Pihak Gandhi juga meminta kepada para media untuk menarik konten yang berkaitan dengan lagu ini, karena sudah tak lagi menjadi karya seni resmi.

Sebelum menutup pernyataannya, pihak Gandhi menegaskan bahwa keputusan ini diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun. Katanya, penarikan ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kreator, serta untuk menghindari kesalahpahaman yang tidak dikehendaki.

Baca juga artikel terkait KEBEBASAN BEREKSPRESI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Dipna Videlia Putsanra