tirto.id - Film horor berjudul Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 September 2025. Sebelum menonton, ketahui terlebih dulu sinopsis dan daftar pemainnya.
Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai berlatar tahun 1920-an. Film ini tidak hanya menyajikan nuansa horor, tetapi juga mengangkat persoalan ilmu pengetahuan modern yang sering kali masih berbenturan dengan kepercayaan mistik tradisional yang masih mengakar kuat di masyarakat Hindia Belanda.
Dengan sutradara yang sama dengan film sebelumnya, yakni Helfi Kardit, film ini berbeda dalam segi latar dan cerita, meski dengan basis cerita yang serupa. Aktor dan aktrisnya pun berbeda.
Lalu, siapa saja pemain dan seperti apa jalan cerita film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai? Simak penjelasan berikut ini.
Daftar Pemain Film Menjelang Maghrib 2
Film produksi Helroad Films, rumah produksi yang dikenal menghadirkan karya-karya bergenre horor dengan sentuhan khas budaya lokal, ini berdurasi 99 menit. Terdapat sederet aktor dan aktris yang membintangi Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai.
Berikut ini daftar pemain film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai:
- Aditya Zoni sebagai Giandra
- Aisha Kastolan sebagai Layla
- Aurelia Lourdes sebagai Rikke
- Ajeng Fauziah
- Muthia Datau
- Ageng Kiwi
- Shania Sree
- Ratu Dewi Imasy
- Fendy Pradana
Sinopsis Film Menjelang Maghrib 2
Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai diproduseri dan disutradarai Helfi Kardit. Tak hanya itu, naskah film ini pun ditulis olehnya. Tak heran jika film ini mampu menghadirkan kesinambungan cerita sekaligus kualitas produksi yang kuat dari seri pertamanya.
Film ini mengisahkan tentang Giandra (Aditya Zoni) yang menemui kasus adanya warga yang dipasung karena gangguan kejiwaan. Giandra merupakan seorang dokter muda lulusan STOVIA, sekolah kedokteran untuk pribumi pada masa Hindia Belanda.
Suatu hari, Giandra membaca berita di koran dan menemukan berita tentang seorang gadis desa bernama Layla (Aisha Kastolan). Layla dikabarkan tengah dipasung karena dianggap mengalami gangguan kejiwaan.
Pada masa itu, pemasungan dianggap sebagai tindakan yang wajar atas orang-orang yang mengalami gangguan jiwa. Tindakan itu diyakini sebagai salah satu metode penyembuhan. Ini karena banyak orang masih meyakini ada keterkaitan antara gangguan jiwa dengan gangguan roh atau bentuk kepercayaan mistik lainnya sehingga perlu ditangani dukun.
Giandra melihat ini sebagai suatu yang bertentangan dengan pengetahuannya sebagai seorang dokter. Hal itu tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan modern dan metode medis.
Didorong oleh rasa penasaran dan keinginan untuk menolong, Giandra pun memutuskan untuk pergi ke Desa Karuhun, tempat adanya pemasungan tersebut. Desa itu merupakan desa terpencil di kaki gunung yang jauh dari kota.
Giandra pun bertemu dengan Rikke (Aurelia Lourdes) setibanya ia di sana. Rikke merupakan seorang jurnalis keturunan Belanda-pribumi yang menulis berita tentang Layla.
Rikke pun hanya meninggalkan tiga kata penting untuk Giandra: kultur, mistik, dan tahayul. Kemudian, Giandra dihadapkan pada pertarungan batin antara sains dan tradisi, kepercayaan, beserta mistik yang sudah mengakar kuat di masyarakat.
Link Beli Tiket Film Menjelang Maghrib 2 di XXI, CGV, dan Cinepolis
Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai dapat ditonton penonton usia di atas 17 tahun. Film ini tayang di beberapa jaringan bioskop, seperti XXI, CGV, dan Cinepolis.
Tiket nonton film ini pun dapat dibeli secara online/daring. Berikut ini daftar link beli tiket film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai:
Link beli tiket film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai XXI
Link beli tiket film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai CGV
Link beli tiket film Menjelang Maghrib 2: Wanita yang Dirantai Cinepolis
Pembaca yang ingin mengetahui informasi lebih banyak mengenai film bioskop dapat mengakses kumpulan artikel sejenis melalui tautan berikut ini.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id




























