tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Prancis Emmanuel Macron di Prancis pada Jumat (23/1/2026). Pertemuan itu dilakukan setelah Prabowo melakukan kunjungan ke Inggris dan Swiss.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui aku akun Instagram resmi Sekretariat Presiden, @sekretariat.presiden, mengungkap singkat isi pertemuan tersebut.
"Setelah melakukan beberapa pertemuan singkat di Inggris dan Swiss, Presider Prabowo mengunjungi Paris kurang dari 5 jam untuk melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Emmanuel Macron, Jumat, 23 Januari 2026," tulisnya dalam akun Instagram Setkab, dikutip Minggu (24/1/2026).
Teddy menyampaikan, Prabowo dan Macron bertemu selama kurang lebih 2,5 jam. Mereka mengawali pertemuan dengan makan malam sebelum mengadakan pertemuan. Beberapa hal yang dibahas yakni terkait penguatan kerja sama antara RI-Prancis serta terkait Prancis yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat G7.
"Pertemuan tertutup kedua pemimpin tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam diawali makan malam," tulisnya dalam unggahan bertagar #catatanseskab itu.
"Kedua pemimpin berkomitmen memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang yang telah dibangun sejak lama serta menyelaraskan isu-isu qobal dan internasional antara kedua pemimpinan serta terkait kepemimpinan Prancis sebagai tuan rumah pertemuan G7," sambungnya kemudian.
Sejumlah pejabat RI-Prancis tampak mendampingi pertemuan Prabowo-Macron. Beberapa di antaranya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Vincent Giraud dan Penasihat Luar Negeri Emmanuel Bonne serta Dubes Prancis di Jakarta Fabien Penone.
Sementara itu, Prabowo hadir bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id































