Menuju konten utama

Seruni dan Dekranas Dukung Pemberdayaan Perempuan di Lapas

Seruni bersama Dekranas mendukung pemberdayaan perempuan warga binaan Lapas melalui penyelenggaraan pelatihan keterampilan.

Seruni dan Dekranas Dukung Pemberdayaan Perempuan di Lapas
Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) hadir dalam program pelatihan keterampilan usaha baru di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Selasa (6/5/2025). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar program pemberdayaan perempuan di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Selasa (6/5/2025). Di Lapas tersebut, sejumlah perempuan warga binaan mendapatkan pelatihan berbagai jenis keterampilan untuk bekal hidup saat bebas.

Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri istri Wakil Presiden sekaligus Pembina Seruni dan Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming. Selain itu, hadir pula istri Menteri Sosial sekaligus Wakil Ketua Bidang 3 Seruni, Fatma Saifullah Yusuf.

Dalam sambutannya, Selvi mengatakan setiap warga binaan berhak untuk tetap belajar dan memiliki cita-cita.

"Salah satu hal luar biasa dan [saya] apresiasi sekali kerja sama antara Dekranas dan Seruni ini, menghasilkan sesuatu yang positif dan langsung bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Selvi saat membuka pelatihan tersebut.

Selaras dengan itu, Fatma juga menyatakan dukungan terhadap program pemberdayaan tersebut. Dia hadir untuk menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perempuan dari setiap lapisan, termasuk warga binaan di lapas.

“Kegiatan semacam ini sangat positif khususnya bagi warga binaan untuk mengisi waktu luang. Dengan menambah ilmu pengetahuan, mereka bisa ikut pelatihan sesuai minat bakatnya, ada tata boga, tata busana, tata rias, membuat berbagai macam kerajian, membatik, melukis, menari, bermusik, dan sebagainya. Semoga ini bisa menjadi bekal untuk kelangsungan hidup para warga binaan ketika mereka sudah bebas dari hukuman,” ujar Fatma.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 217 warga binaan, dengan 40 orang di antaranya mengikuti pelatihan keterampilan. Para perempuan warga binaan itu berasal dari Lapas Tangerang, Lapas Cipinang, Lapas Depok, dan Lapas Cibinong.

Kegiatan ini adalah implementasi dari Program ATENSI Kementerian Sosial yang berfokus pada pelatihan keterampilan, reintegrasi sosial, dan penguatan kemandirian para warga binaan. Mereka merupakan salah satu dari 12 Pemerlu Atensi Sosial (12 PAS).

Acara ini dikoordinir oleh Bidang Pengasuhan dan Pendidikan Karakter Seruni. Selain Selvi dan Fatma, turut hadir sejumlah pengurus Seruni maupun Dekranas yang lainnya.

Dari Seruni, di antara yang ikut hadir adalah Masmidah Abdul Mu’ti (Ketua Bidang 2 dan Pendamping Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah), Ayu Heni Rosan (Pendamping Menteri Investasi dan Hilirisasi), serta Evi Agus Andrianto (Pendamping Menteri Imigrasi dan Kemasyarakatan).

Sementara dari Dekranas hadir Wakil Ketua Harian Dekranas, Sri Suparni Bahlil, serta Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

Dalam seremoni tersebut, Selvi bersama sejumlah pengurus Seruni dan Dekranas, juga mengikuti pelatihan membuat cake marmer, serta batik cap dan tulis. Melalui pelatihan ini, Seruni dan Dekranas berkomitmen menciptakan ruang pemberdayaan perempuan yang inklusif sebagai langkah awal untuk mendorong produktivitas dan kemandirian perempuan binaan setelah bebas dan kembali ke tengah masyarakat.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis